Berita

Ketua Umum KPPG Airin Rachmi Diany (tengah)/RMOL

Politik

KPPG Target 30 Persen Keterwakilan Perempuan Terpenuhi di Pileg 2024

SABTU, 27 AGUSTUS 2022 | 16:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keterwakilan perempuan di dalam pemenangan pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2024 menjadi target yang dipatok oleh Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Ketua Umum KPPG Airin Rachmi Diany menjelaskan, Partai Golkar melalui barisan perempuannya tidak hanya ingin memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan di dalam kepengurusan parpol.

Akan tetapi menurutnya, keterwakilan perempuan di dalam parlemen juga mesti diperhatikan.


"Tentunya secara undang-undang partai politik dan Pemilu 30 persen itu kan harus perempuan (terwakili), untuk Pileg kita utamakan," ujar Airin saat ditemui di sela-sela acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Perempuan Partai Golkar, di Hotel JS Luwansa, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8).

Mantan Walikota Tanggerang Selatan (Tangsel) ini menjelaskan, saat ini KPPG tengah menggodok strategi memenuhi keterwakilan perempuan di legislatif, khususnya untuk fraksi Golkar.

"Untuk Pileg itu, maka dapur yang menggodok ini semua adalah bidang perempuan dan juga KPPG, di samping juga ada usulan dari daerah dan yang lain lainnya tentu nanti akan dimasukkan ke dalam rapat dalam rangka penentuan," paparnya.

Selain itu, Airin juga memastikan strategi untuk mencapai target tersebut akan dibahas juga dalam Rakornis ini.

"Dan kita sangat berharap untuk perempuan yang ikut dalam pileg tidak hanya menguasai atau memenuhi unsur 30 persen saja,"katanya.

"Mudah-mudahan dalam kegiatan rakernis ini persoalan di daerah apa yang akan disampaikan ke pengurus pusat dan juga bagaimana perkembangan yang sudah dilakukan teman-teman di daerah untuk pemenangan khususnya untuk perempuan," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya