Berita

Unggahan akun atas nama Faizal Assegaf yang dinilai memfitnah Menteri BUMN, Erick Thohir/Repro

Politik

Fitnah Faizal Assegaf ke Erick Thohir Keji dan Mengganggu Kinerja BUMN

SABTU, 27 AGUSTUS 2022 | 16:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tudingan banyak istri yang dialamatkan kepada Menteri BUMN, Erick Thohir dinilai sebagai fitnah keji yang tidak bisa dibenarkan.

Pemerhati sosial, Zulfikar menilai, unggahan seorang bernama Faizal Assegaf di media sosialnya tersebut tidak berbasis fakta dan data.

"Tudingan itu tidak berbasis fakta dan sangat mengganggu kinerja Menteri BUMN karena pada tataran fakta, hal tersebut tidak pernah terjadi," kata Zulfikar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/8).


Zulfikar menyebut seharusnya Faizal Assegaf melihat dengan bijak rangkain fakta terkait sosok dan kinerja Erick Thohir. Menteri BUMN itu, kata dia, adalah sosok yang berahklak, penyayang keluarga, dan menteri bertipe pekerja keras.

"Beliau juga senantiasa tegak lurus menjalankan visi Presiden Joko Widodo. Beliau sangat gigih melakukan pembenahan terhadap BUMN," sambungnya.

Ia pun meminta kepada Faizal Assegaf untuk meminta maaf kepada Erick Thohir karena unggahannya menyangkut nama baik seseorang beserta keluarganya.

"Sekali lagi, kami minta agar Bung Faizal melakukan permintaan maaf secara terbuka. Kami juga berencana melaporkan tindakan ini kepada aparat penegak hukum," tegas Zulfikar.

Faizal Assegaf sebelumnya juga sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Barikade 98 buntut unggahan di media sosialnya yang menyebut Erick Thohir memiliki banyak istri.

"Kami telah melakukan pelaporan atas saudara FA ke Bareskrim Polri. Laporan dibuat oleh DPW Barikade 98 DKI, Jawa Barat, dan Banten," ujar Ketua DPW Barikade 98 DKI, Decky Matulessy, Jumat (26/8).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya