Berita

Unggahan Presiden Joko Widodo di akun Twitter resminya, Sabtu (27/8)/Repro

Politik

Lempar Video Pidato ke Publik, Jokowi: Dukung Siapa Nanti?

SABTU, 27 AGUSTUS 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebuah potongan pidato dibagikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui akun media sosial Twitter, Sabtu (27/8).

Video yang dibagikan Presiden Jokowi itu merupakan pidatonya saat hadir di tengah-tengah relawan pendukungnya di Gelora Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, Minggu lalu (21/8).

Potongan pidato tersebut berisi imbauan Presiden Joko Widodo untuk tidak terburu-buru dalam menentukan sikap pada pemilihan presiden yang baru akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang.


Namun menariknya, Presiden Jokowi turut menyelipkan pertanyaan kepada publik saat mengunggah potongan video pidatonnya. Pertanyaan itu disampaikan seakan ingin mengetahui keinginan publik terhadap sikapnya mengenai dinamika politik terkini.

"Dukung siapa nanti?" tulis Presiden Jokowi di akun Twitternya, Sabtu (27/8).

Lalu dalam unggahannya, Presiden Jokowi mengunggah potongan pidato yang membahas soal sikap politiknya.  

"Banyak yang berbisik-bisik ke saya, 'Pak niki dukung sinten nggih' (dukung siapa ya pak). Sik, (sebentar)... Jangan tergesa-gesa, jangan terburu-buru. Ojo nganti keliru (jangan sampai keliru)," demikian disampaikan Jokowi dalam videonya.

Unggahan Presiden Jokowi ini pada pukul 13.32 WIB ini pun dibagikan ulang sebanyak 216 kali dan disukai sebanyak 1.297 pengguna Twitter hingga pukul 14.50 WIB.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya