Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Daripada Tersiksa, Ganjar Pranowo Disarankan Tinggalkan PDIP

JUMAT, 26 AGUSTUS 2022 | 07:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo disarankan untuk segera mencari dan pindah ke partai politik (parpol) lainnya. Hal itu perlu dilakukan agar Ganjar tidak terus tersiksa di PDI Perjuangan, mumpung elektabilitasnya masih tinggi.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, pernyataan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri yang mempersilakan kadernya untuk pindah partai, dianggap sebagai tanda bahwa Mega telah menerima laporan adanya kader yang ingin merapat ke parpol lain.

"Selama ini publik lihat Ganjar ke sana ke mari. Dan Gubernur Jawa Tengah itu masuk di radar Partai Nasdem karena dinilai elektabilitas tinggi," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (26/8).


"Apakah karena Nasdem buka pintu buat Ganjar dan oleh karenanya Puan juga akhirnya merapat ke Nasdem dengan menemui Surya Paloh dkk?" imbuhnya.

Untuk itu, Koordinator Indonesia Bersatu ini menyarankan, jika Ganjar sudah merasa tidak betah di PDIP, sebaiknya segera mencari parpol lain yang mau menampungnya.

"Daripada dia tersiksa di partai yang membesarkannya itu, mumpung elektabilitasnya masih tinggi, momen itu mesti dimanfaatkan Ganjar. Persoalannya, apakah Ganjar berani keluar dari PDIP dan berlabuh ke partai lain?" pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya