Berita

Tubagus Ace Hasan Syadzily/RMOLJabar

Politik

Ditantang Lipatgandakan Kursi DPRD, Kader Golkar Tasikmalaya Diminta Kembali ke Ulama dan Pesantren

JUMAT, 26 AGUSTUS 2022 | 01:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Partai Golkar Jawa Barat menilai peran ulama dan pesantren sangat penting dalam menentukan arah politik. Di Kabupaten Tasikmalaya, kesuksesan Golkar di masa lalu tak lepas dari restu dan dukungan ulama maupun pesantren.

Begitu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya di Saung Koneng Tasikmalaya, Kamis (25/8).

“Golkar pernah berjaya di Tasikmalaya pascareformasi. Saat itu Golkar bisa menang 14 kursi di DPRD Kabupaten Tasikmalaya, padahal dalam situasi politik yang sulit, di mana partai tengah dikuyo-kuyo dan dijauhi,” kata Ace, seperti diwartakan Kantor Berita RMOLJabar.


“Saya tahu Tasikmalaya ini penting bahkan sangat penting bagi Partai Golkar. Saya yang dibesarkan di Tasikmalaya pernah menuntut ilmu di Pesantren Cipasung, di Ponpes Sukahideung, dan madrasah lainya. Secara sosiologis historis tentu sangat dekat, bisa paham betapa peran ulama dan santri sangat penting dalam membesarkan Partai Golkar di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya ini,” imbuhnya.

Pria yang kerap disapa Kang Ace ini pun menantang Golkar Kabupaten Tasikmalaya untuk melipatgandakan perolehan kursi DPRD dari 7 jadi 14 pada Pileg 2024.

“Saya tanya ke Kang Erry (Ketua DPD Golkar Tasikmalaya, Erry Purwanto, red) berapa target kita pada 2024, 10 kursi atau 14 kursi nih?” tantang Ace.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya