Berita

Gurubesar Sejarah UIN Jakarta Prof Azyumardi Azra/Repro

Politik

Azyumardi Azra: Tidak Mau Belajar dari Masa Lalu Membuat Bangsa Arab Terpuruk

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 22:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Salah satu alasan bangsa Arab mengalami keterpurukan adalah karena tidak mau belajar dari pengalaman masa lalu.

Begitu jelas Gurubesar Sejarah UIN Jakarta Prof Azyumardi Azra saat peluncuran buku milik Musthafa Abdul Rahman berjudul ”Mengapa Bangsa Arab Terpuruk".

Selain Azyumardi Azra, hadir juga Gurubesar Ilmu Politik UIN Jakarta Ali Munhanif, Dubes RI untuk Spanyol Muhammad Najib , serta Trias Kuncahyono yang merupakan wartawan senior.


"Bangsa Arab terpuruk di lubang yang sama, bahkan lebih buruk dari seekor keledai," ujar Azyumardi Azra.

Agama di Timur Tengah sangat kuat dan memiliki banyak aliran. Dampaknya, menyebabkan sektarianisme terjadi.

Sektarianisme yang dimaksudkan adalah kebencian yang muncul akibat perbedaan aliran di Arab. Hal ini yang kemudian menjadi salah satu faktor historis mengapa bangsa Arab terpecah-belah.

Azyumardi Azra kemudian mencontohkan, konflik Sunni dengan Syiah dan Wahabi dengan Sunni yang pertengkarannya saat ini tak kunjung usai.

Sementara itu, akibat konflik politik, Yaman dikabarkan menjadi salah satu negara termiskin di dunia. Bahkan sebagian besar penduduknya terancam mati kelaparan karena perang.

Untuk itu, Indonesia diharapkan bisa menghindari konflik yang terjadi karena perbedaan, tidak perlu ada kegaduhan yang terjadi.

Ketua Dewan Pers ini menilai, jika konflik terjadi di Indonesia akan memicu negara-negara untuk memasuki dan mencampuri urusan negara ini. Contohnya, Amerika Serikat, Rusia, dan negara-negara lainnya yang tentunya memiliki kepentingan sendiri di atas konflik yang terjadi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya