Berita

Ketua Mahkamah Partai Gerindra Habiburrokhman/RMOL

Politik

Anggota DPRD Gerindra Palembang Penganiaya Perempuan di SPBU akan Dicopot

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 21:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra akan memecat anggota DPRD Gerindra Palembang M Sukri Zen yang diketahui menganiaya seorang perempuan di SPBU sebagaimana viral di media sosial.

“Enggak pantes orang kayak gini di Gerindra harus dipecat. Saya Ketua Mahkamah Partai ngomong dipecat, tentu yang besok sidang tiga orang kurang lebih pasti putusannya sama,” tegas Ketua Mahkamah Partai Gerindra Habiburrokhman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8).

Habiburrokhman menyatakan pihaknya sudah akan memanggil yang bersangkutan. Namun lantaran ia ada keperluan yang bersifat mendesak, rencana pencopotan terhadap M Sukri Zen itu akan dilakukan segera.


“Ya tadinya kan kami sudah mau memanggil, mengirim kan surat panggilan ke yang bersangkutan ya si ‘Kutu Kupret’ itu ya. Kita marah sekali, saya sendiri marah,” tegasnya.

“Saya sih apa kebetulan saya ke luar kota saya wisuda doctor saya di UNS tapi kalau saya besok hadir saya pasti putuskan kita berhentikan,” imbuhnya menegaskan.

Sebelumnya, beredar video amatir berdurasi 15 detik, anggota DPRD Gerindra Palembang bernama M Sukri Zen melakukan penganiayaan terhadap perempuan. Video itu viral di media sosial.

Atas perbuatan tersebut, Sukri Zen ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Palembang. Dia disangkakan melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya