Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Puluhan Babi Mati, Vietnam Hentikan Sementara Penggunaan Vaksin Flu Babi Afrika

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 12:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Vietman menangguhkan penggunaan vaksin flu babi Afrika setelah puluhan babi dilaporkan mati pasca memperoleh suntikan vaksin yang pertama kali dikembangkan Hanoi.

Seperti dikutip dari Asia One, sekitar 600 babi di beberapa peternakan di provinsi tengah Phu Yenn telah divaksinasi dengan NAVET-ASFVAC yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan milik kementerian pertanian Navetco.

Salah seorang pejabat kementerian pertanian yang enggan disebutkan namanya mengatakan pihaknya telah membentuk kelompok kerja untuk mengunjungi provinsi itu dan menyelidiki kematian babi-babi itu


Flu babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia, tetapi sering berakibat fatal bagi babi. Ratusan juta babi telah mati akibat serangan penyakit Flu asal Afrika yang telah menyebar ke Eropa hingga Asia.

Vietnam pertama kali mendeteksi flu babi Afrika sejak tahun 2019 yang memaksanya untuk memusnahkan sekitar 20 persen dari kawanan babinya pada tahun 2020.

Menurut kementerian pertanian, tahun ini wabah flu babi telah menyebar ke 753 daerah di 47 provinsi Vietnam, yang menyebabkan pemusnahan pada 36.500 babi.

Pada Bulan Juni Lalu, Vietnam mengumumkan kesuksesannya dalam mengembangkan vaksin untuk memerangi flu babi Afrika, dan berupaya menjadi negara pertama yang memproduksi dan mengekspornya secara komersial.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya