Berita

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI/RMOL

Politik

Hadiri Undangan MKD, Mahfud Jelaskan Ferdy Sambo Hubungi Anggota DPR Setelah Pembunuhan Brigadir J

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 12:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) yang juga Ketua Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas, Mahfud MD menghadiri undangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Mahmud MD diundang MKD DPR RI untuk mengklarifikasi adanya anggota DPR yang dihubungi mantan Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Apalagi disebut bahwa Ferdy Sambo menghubungi anggota DPR itu, dalam rangka merekayasa kasus pembunuhan Brigadir J.


"Jadi MKD melaksanakan tugasnya untuk mengumpulkan informasi. Apakah betul ada anggota DPR yang dihubungi oleh Pak Sambo dalam kasus ini. Klarifikasi itu minta informasinya dari saya," kata Mahfud di Ruang Sidang MKD DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8).

"Jadi Pak Sambo membuat kondisi seperti itu menghubungi semua orang agar percaya," imbuhnya.

Kendati begitu, Mahfud enggan menyebut siapa nama anggota DPR yang dihubungi oleh Ferdy Sambo usai kematian Brigadir J tersebut.

Sebab, kata dia, Sambo menghubungi anggota DPR pada Senin, 11 Juli 2022 pun bukan urusan pidana. Karena, anggota DPR yang dihubungi Sambo bukan sebelum kejadian pembunuhan.

"Sudah saya jawab tadi, nggak perlu. Itu dilakukan oleh Sambo hari Senin, 11 (Juli 2022). Bukan dalam rangka perencanaan pembunuhan, tapi sudah terbunuh. Tapi mau membuat alibi, atau skenario alibi yang salah," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya