Berita

Ketum PKP Yussuf Solichien saat menghadiri Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 yang diselenggarakan KPK/Repro

Politik

Di Acara KPK, Partai Keadilan dan Persatuan Tolak Jabatan Presiden Diperpanjang

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 14:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) secara tegas menolak perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo. Penolakan itu disampaikan langsung di hadapan pimpinan dan jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam acara Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 itu, Ketua Umum (Ketum) PKP Yussuf Solichien mengatakan, kekuasaan mulai dari eksekutif hingga legislatif seharusnya diabdikan untuk kepentingan rakyat, bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri atau kelompoknya.

"Ini lah sikap PKP harus betul-betul dipahami oleh para kader. Jadi, pada kesempatan ini saya sampaikan kepada pimpinan KPK dan seluruh jajarannya, ini lah sikap politik PKP," ujar Yussuf seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (24/8).


Yussuf menilai, kekuasaan cenderung korupsi. Bahkan, kekuasaan yang absolute dipastikan korupsi. Oleh karena itu, Yussuf secara tegas menolak perpanjangan jabatan Presiden Jokowi.

"Oleh karena itu PKP Pak pimpinan KPK, menolak keras perpanjangan masa bakti presiden lebih dari dua periode. Jadi kalau ada orang-orang yang menghendaki Pak Jokowi tiga periode, PKP yang menolak pertama pak. Karena apa? absolute power corrupt absolutely," tegas Yussuf.

Yussuf meyakini, terdapat sejumlah alasan orang-orang yang menginginkan masa jabatan Jokowi diperpanjang. Salah satunya karena sudah nyaman berada di dalam kekuasaan.

"Mungkin Pak Jokowi tidak korupsi, tapi lingkaran dalamnya sudah mapan, sudah enak nikmat, barangkali mungkin saya ingin mengingatkan kepada kita pimpinan dan teman-teman semua, konon kabarnya, kekuasaan itu ada sembilan kenikmatan pak. Orang-orang yang sudah mendapatkan kekuasaan, cenderung untuk tidak akan melepas kekuasaan itu. Kekuasaan, kehormatan, kebanggaan, protokoler, kekayaan, fasilitas, dan sebagainya ada sembilan," pungkasnya.

Dalam acara ini, jajaran pengurus dan kader PKP mendapatkan pembekalan antikorupsi langsung dari Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dan Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK yang diselenggarakan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya