Berita

Ranil Wickremesinghe/Net

Dunia

Rencana Gotabaya Rajapaksa Balik ke Sri Lanka Bikin Ranil Sakit Kepala

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 07:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Baru Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, harus menghadapi tugas berat yang membuatnya tertekan, menyusul rencana Gotabaya Rajapaksa kembali ke Sri Lanka dan meminta perlindunganya. Sementara, masyarakat umum mendesak Ranil untuk mengambil tindakan tegas dan mengadili Gotabaya jika mantan presiden yang melarikan diri itu tiba di Kolombo.

Seperti dikutip dari Outlook India pada Selasa (23/8), sejak diangkat menggantikan Gotabaya,  Ranil telah menghadapi tugas berat untuk menghidupkan kembali ekonomi Sri Lanka yang hancur dan harus terus menggerakkan pasokan di tengah kondisi negara yang tidak memiliki cadangan devisa.  

Tak cukup sampai di situ,  Ranil sekarang harus berurusan dengan kemungkinan kembalinya Gotabaya ke Sri Lanka. Loyalitas sebagian besar anggota parlemen kepada Gotabaya akan memaksa Ranil untuk memberi mantan presiden seperti apa yang dinikmati semua mantan perdana menteri.  


Namun Ranil juga akan menghadapi menghadapi tuntutan dari semua pihak yang menginginkan Gotabaya diadili karena korupsi dan kehancuran ekonomi. Oposisi Samagi Jana Balawegaya (SJB) telah mendukung hak Gotabaya untuk kembali tetapi mengharuskan dia menghadapi tuduhan tersebut.

“Rajapaksa adalah warga negara ini dan dia memiliki hak untuk kembali ke tanah airnya. Tidak ada yang bisa menyangkal hak ini.  Namun, dia harus diadili atas tuduhan penyalahgunaan dana,” kata pemimpin senior SJB Ajith Perera.

Gotabaya Rajapaksa kabur ke Singapura dengan pesawat militer kemudian terbang ke Thailand. Namun, tidak diketahui apakah pemerintah Thailand bersedia memperpanjang visanya atau akan terus membatasi gerakannya sehingga membuat Gotabaya kesal dan ingin kembali ke negara asalnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya