Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China: Amerika Sengaja Jadikan Taiwan sebagai Pion

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 15:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China kembali dibuat geram dengan kunjungan Gubernur Indiana Eric Holcomb ke Taiwan tak lama setelah kedatangan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, dan juga sejumlah anggota kongres. Para pengamat di Beijing menyoroti langkah Washington, menyebut hal itu sebagai tren beracun politisi AS untuk menggunakan Taiwan sebagai pion.

Mereka percaya, tren seperti itu tidak hanya menunjukkan peningkatan provokasi AS di kawasan ini, tetapi juga pasti akan mengundang tindakan balasan China yang keras dan kuat.

China, kata mereka, akan menjaga kecepatannya sendiri dalam memecahkan persoalan Taiwan, untuk menyempurnakan operasi yang sudah dinormalisasi di seluruh Selat Taiwan untuk bersiap meluncurkan operasi kapan saja.


Holcomb mengumumkan pada Minggu (21/8) bahwa ia telah tiba di Taiwan. Dia adalah pejabat AS terbaru yang mengunjungi pulau itu, setelah Pelosi dan delegasi anggota parlemen AS lainnya yang melakukan kunjungan ke Taiwan pada Minggu lalu.

"Kunjungan Holcomb tampaknya merupakan sekuel beracun setelah kunjungan yang dilakukan oleh Pelosi, yang mendorong politisi AS untuk percaya bahwa karena kunjungannya telah meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan, orang lain dapat memanfaatkan ketegangan tersebut untuk mencapai keuntungan politik pribadi mereka dan menunjukkan kehadiran mereka," kata Lu Xiang, seorang peneliti di Akademi Ilmu Sosial China, seperti dikutip dari Global Times, Selasa (23/8).

Lu mengatakan bahwa ada sejarah gubernur AS mengungi Taiwan, namun kunjungan saat ini tampaknya lebih cenderung memanfaatkan ketegangan saat ini dan menggunakan Taiwan sebagai pion.

Para ahli percaya bahwa menjelang ujian tengah semester AS, akan ada lebih banyak pejabat Amerika yang mungkin memainkan "kartu" ini, meningkatkan dan memperketat ketegangan di kawasan ini.

Namun mereka menekankan bahwa China pasti akan menjatuhkan sanksi pada pejabat yang berkunjung sebagai tindakan balasan, karena negara itu selalu dengan tegas menentang kolusi antara AS dan separatis Taiwan.  

Lu mengatakan bahwa setelah kunjungan provokatif Pelosi, China telah menaikkan taruhan untuk memperkuat posturnya.

"Ketika langkah AS melewati garis merah, kita dapat mengambil tindakan apa pun yang diperlukan, itulah yang penting sekarang," ujarnya.

China, kata Lu, memiliki langkahnya sendiri dalam memecahkan masalah Taiwan dan tidak akan diubah oleh politisi AS yang ingin pamer dengan mengunjungi pulau Taiwan.

"Bagi kami sekarang, ini adalah untuk menyempurnakan langkah-langkah yang sudah dinormalisasi di seluruh Selat Taiwan, dan untuk mengambil tindakan bila memungkinkan," kata Lu.

Dia mencatat bahwa saat ini China harus mempersiapkan kemungkinan bahwa momen penyelesaian persoalan Taiwan semakin dekat. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya