Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Australia Luncurkan Skrining DNA Pencegah Risiko Kanker dan Penyakit Jantung Pertama di Dunia

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 08:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

RMOL.  Universitas Monash Australia mengumumkan peluncuran studi skrining DNA untuk mencegah risiko kanker dan penyakit jantung sejak dini, yang diklaim sebagai penemuan pertama di dunia.  

Monash School of Public Health and Preventive Medicine mengatakan studi ini dirancang khusus untuk menilai skrining DNA populasi melalui sistem perawatan kesehatan nasional. Penemuan tersebut dapat menyaring hingga 10.000 orang antara usia 18 hingga 40 tahun.

“Saat ini, anak muda Australia dapat melakukan tes DNA melalui air liur secara gratis. Mereka dapat mengetahui risiko beberapa jenis kanker dan penyakit jantung lebih dini sehingga dapat dicegah atau diobati lebih awal,” kata pihak universitas pada Senin (22/8), seperti dilaporkan Anadolu Agency.


Associate Professor Paul Lacaze berharap dapat mengidentifikasi pasien yang berisiko saat mereka masih muda dan sehat, bukan setelah mereka dinyatakan mengidap penyakit tersebut.  

"Studi ini bisa menyelamatkan hidup mereka melalui deteksi dini untuk mencegah kanker dan penyakit jantung. Ini juga akan menghemat biaya sistem kesehatan yang cukup besar di Australia," jelasnya.

Paul menegaskan pengujian genetik berdasarkan riwayat keluarga saja tidak cukup. Sebab 90 persen dari mereka yang berisiko tinggi tidak diidentifikasi oleh pengujian berbasis riwayat keluarga.

Menurut universitas, mereka yang ditemukan berisiko tinggi selama pengujian akan ditawarkan konseling genetik dan tindakan pencegahan, seperti pemindaian dan pemeriksaan rutin.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya