Berita

Airlangga Hartarto resmi membuka kegiatan Executive Education for Young Political Leader 8 Golkar Institute/Ist

Politik

Airlangga Buka Executive Education for Young Political Leader 8 Golkar Institute

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 22:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto resmi membuka kegiatan Executive Education for Young Political Leader 8 Golkar Institute, Senin (22/8) di Kantor DPP Partai Golkar.

Saat menyampaikan sambutan, Airlangga menyebut berbagai tantangan, mulai dari pemulihan pasca Covid 19, konflik Rusia-Ukraina hingga perubahan iklim.

Pria yang juga Menko Perekonomian itu mengatakan bahwa saat ini Indonesia menghadapi climate change (perubahan iklim).


Airlangga mengatakan, dalam acara kaderisasi Golkar itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sarwono Kusumaatmadja akan berbicara mengenai climate change.

"Selama ini climate change dengan musim hujan yang tinggi menguntungkan Indonesia. Dimana Indonesia dalam tiga tahun terakhir produksi beras 31 juta ton. Dan 3 tahun terakhir Indonesia tidak impor beras untuk konsumsi,” ujar Airlangga.

“Kami berharap, para senior bisa sharing pengalaman. Dan saudara-saudara lah yang nanti akan memimpin Indonesia,” lanjut Airlangga.

Airlangga juga menyebut bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP, memiliki perhatian terhadap isu-isu lingkungan hidup dan perubahan iklim. Diketahui, pada 14 Agustus, KIB telah meluncurkan visi dan misi di Surabaya.

Ia kembali menjelaskan bahwa KIB bertujuan untuk membangun Indonesia Maju. Kata Airlangga, untuk program KIB hampir sama dengan yel-yel Golkar Institute, adalah transformasi.

"Artinya perubahan. Kita membuat program yang kemarin diluncurkan di Surabaya. Judulnya PATEN, singkatan dari Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional. Program akselerasi ini, pertama tentu energi berkelanjutan. Program terkait pengolahan limbah, pengembangan industri hijau, pengembangan industri biru, pemulihan lahan berkelanjutan, serta rehabilitasi ekosistem di pesisir dan kelautan. Ini tentu penting dan menjadi tugas kita semua,” jelas Airlangga.

“Ujungannya adalah sehat manusianya, sehat ekonominya, dan sehat buminya,” lanjut Menteri Koordinator Perekonomian tersebut.

Airlangga juga berharap bonus demografi yang dialami Indonesia dapat membawa kemajuan ekonomi.

“Generasi muda ini mewakili generasi emas. Dan Indonesia mendapatkan bonus demografi sampai tahun 2035. Dalam situasi seperti ini, ini adalah kesempatan bagi kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pengalaman menunjukkan negara maju dicapai pada saat mendapat bonus demografi,” sambungnya.

Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily dalam sambutanya menyampaikan bahwa acara ini diikuti 39 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah seluruh Indonesia. Selama enam hari ke depan, mereka akan mendapatkan berbagai materi tentang kepemimpinan, politik dan ekonomi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya