Berita

Latihan militer bersama tentara Korea Selatan dan Amerika Serikat/Net

Dunia

Korsel dan AS Mulai Latihan Militer Bersama di Tengah Ancaman Nuklir Korut

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 12:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Latihan militer gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat resmi dimulai pada Senin (22/8). Latihan ini dan bertujuan untuk memperkuat kesiapan militernya dalam menghadapi ancaman uji coba nuklir Korea Utara.

Seperti dikutip dari Reuters, latihan ini merupakan realisasi dari janji presiden baru Korsel, Yoon Seok Yeol, untuk menormalisasi kekuatan militer dan langkah pencegahan terhadap kekuatan Korut.  

Acara rutin tahunan ini berlangsung di musim panas dan telah berganti nama menjadi Ulchi Freedom Shield. Sementara itu, Agenda latihan militer dijadwalkan akan berakhir hingga 1 September mendatang.


Sebelumnya, skala latihan militer Korsel-AS sempat diperkecil dalam beberapa tahun terakhir akibat pandemi Covid-19. Namun, kini kementerian pertahanan Seoul akan menggelar 11 program pelatihan lapangan, termasuk satu pelatihan di tingkat brigade yang melibatkan ribuan tentara.

"Untuk dapat melawan ancaman rudal Korea Utara yang semakin meningkat dan menargetkan Seoul, kami akan meningkatkan kemampuan deteksi rudal dan mendorong sistem penghalau baru," ungkap kementerian pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan.  

Pekan lalu,  Korut telah menembakkan dua rudal jelajah dari kota pantai barat Oncho, tak lama setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat memulai pelatihan awal untuk latihan Ulchi Freedom Shield.

Menurut pemerintah Korsel, tahun ini Korut juga telah melakukan uji coba rudal dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan siap kapan saja untuk melakukan uji coba nuklir ketujuhnya.

Mendapat berbagai ancaman keamanan tersebut, Presiden Korsel menawarkan bantuan ekonomi jika Pyongyang setuju untuk denuklirisasi. Namun sayangnya,  tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh Korut dan secara terbuka mengkritiknya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya