Berita

Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron/RMOLJabar

Politik

Demokrat Pede Kembali Berjaya di Jabar pada 2024

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 04:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Demokrat siap kembali mendulang kejayaan di Jawa Barat pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 mendatang. Keyakinan itu disampaikan Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.

Partai berlambang bintang mercy itu pernah meraih 28 kursi pada Pemilu 2009, dan menempatkan kadernya di posisi Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat.

Bukan hanya itu, pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2008, Partai Demokrat berhasil menempatkan Dede Yusuf menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ahmad Heryawan pada periode jabatan 2008-2013.


Kejayaan Partai Demokrat itulah yang membuat Herman Khaeron pede menatap Pemilu Serentak 2024 mendatang.

"Demokrat pernah besar dan berjaya di Jabar. Menjadikan 28 kursi dan menempatkan Ketua DPRD. Pernah berjaya untuk mengusung Gubernur dan Wagub. Memang dulu kami gagal mengusung Dede Yusuf tapi ini bagian optimisme, baik itu Pileg, Pilpres, Pilkada setelahnya bisa berkontribusi besar," kata Herman Khaeron, dalam peringatan HUT ke-77 RI di halaman Kantor DPD Partai Demokrat Jabar, Jalan Surapati, Minggu (21/8).

Untuk memuluskan kejayaan Partai Demokrat pada 2024, pihaknya sudah menggerakan mesin partai untuk mendongkrak elektabilitas. Oleh karena itu, Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan 15 persen suara di nasional.

"Target nasional 14-15 persen, tentu ini menjadi target. Ingin mengembalikan kejayaan tahun 2009, paling tidak tahun 2014. Paling tidak bisa mengisi dapil-dapil kami masih kosong di Jabar, khususnya di daerah Bekasi dan Depok," jelasnya dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Sehingga, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan langkah-langkah untuk membentuk kepengurusan Partai Demokrat sampai tingkat anak ranting.

"Sedang mempersiapkan langkah-langkah pelantikan sampai tingkat anak ranting kemudian akan disinergikan dengan berbagai program," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya