Berita

Jurubicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril/Repro

Kesehatan

Pemerintah Temukan Satu Kasus Konfirmasi Cacar Monyet Dari Jakarta

SABTU, 20 AGUSTUS 2022 | 18:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus pertama infeksi penyakit cacar monyet atau Monkeypox berhasil ditemukan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Jurubicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril dalam jumpa pers virtual, Sabtu sore (20/8).

"Ada satu yang terkonfirmasi dari DKI Jakarta, laki-laki berusia 27 tahun," ujar Syahril.


Syahril menjelaskan, organisasi kesehatan dunia (WHO) telah memberikan pengumuman pada 23 Juli, bahwa cacar monyet telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global.

"Dan saat ini sudah ada 86 negara yang sudah melaporkan kasus dengan total 39.708 dengan jumlah kematian 400 orang.

Untuk identifikasi cacar monyet ini, dijelaskan Syahril, WHO telah memberikan empat kategori yaitu konfirmasi positif, probable, suspek dan disingkirkan.

Dari kategori-kategori itu, jelas mantan Direktur Rumah Sakit Penularan dan Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso ini, pemerintah mulanya menemukan 23 kasus suspek yang tersebar di sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Riau, hingga Kalimantan Barat.

"Namun di antaranya telah disingkirkan, karena setelah melalui beberapa proses PCR-nya negatif, yakni sebanyak 22 orang," paparnya.

Maka dari itu, Syahril memastikan pemerintah hanya menemukan satu orang yang terinfeksi penyakit cacar monyet, dan keadannya tidak  parah.

"Pasien baik-baik saja. Kalau dalam istilah Covid gejalanya ringan," demikian Syahril.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya