Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Empat Dubes Meninggal Tanpa Sebab Jelas, China Dituduh Jadi Kuburan Bagi Utusan Asing

SABTU, 20 AGUSTUS 2022 | 10:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kematian mendadak duta besar Myanmar untuk China U Myo Thant Pe pada 7 Agustus lalu di kota Kunming, Beijing, menjadi pukulan keras bagi China karena tak bisa lagi menghindari tuduhan bahwa negaranya kerap menjadi tempat kematian bagi para utusan asing.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Myanmar sendiri tidak mengklarifikasi penyebab kematian U Myo yang telah lama diangkat sebagai perwakilan Mynamar di China pada tahun 2019 dan menetap di sana bahkan setelah junta militer mengambil alih kekuasaan pada kudeta Februari 2021.

Seperti dikutip dari The Hongkong Post pada Rabu (17/8), tak hanya dubes Myanmar, Dubes Jerman Jan Hecker, Dubes Ukraina SerhiiKamyshev dan utusan Filipina Jose Santiago Chito Sta, semuanya dikabarkan meninggal ketika menjalankan tugas perwakilannya di China.


Fakta ini membuat membuat Beijing  sering dianggap sebagai tempat berbahaya bagi utusan asing, diperkuat dengan perjalanan sejarah di masa lalu yang mencatat kematian pada duta besar dan komisaris tinggi akibat pembunuhan bermotif dan penyakit pribadi.

"Sejak tahun 2000, diperkirakan 13 utusan asing, termasuk duta besar China untuk Israel Du Wei ditemukan meninggal akibat luka tembak, sementara empat duta besar tersebut kematiannya masih belum diketahui," ungkap laporan tersebut.

Kematian mendadak pada Dubes Jerman Jan Hecker terjadi beberapa minggu setelah menjalani tugas di Beijing pada 24 Agustus 2021. Kemlu Jerman tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa kematian Jan Hecker berkaitan dengan tugasnya di China.

“Berdasarkan keadaan kematian,  kami tidak memiliki indikasi bahwa meninggalnya Jan Hecker terkait dengan profesinya sebagai duta besar Jerman di Beijing,” ujar Menteri Luar Negeri Jerman Haiko Maas seperti dimuat dalam kantor berita DPA.

Misteri juga masih menyelimuti kematian duta besar Ukraina SerhiiKamyshev yang meninggal sebelum kembali ke Beijing dari perjalanan Musim Dingin yang diatur oleh Kemlu China di Situs Olimpiade Zhangjiakou pada 14 Februari 2021.  Dia salah satu di antara lebih dari 30 utusan yang ikut melakukan perjalanan tersebut.

Utusan Filipina Jose Santiago Chito Sta, juga meninggal pada 19 April tahun ini ketika menjalani karantina Covid-19 di sebuah hotel di provinsi Anhui China timur, setelah sebelumnya menghadiri dialog bersama dengan Menlu Filipina Teodoro Locsin Jr. dan Menlu China Wang Yi. Namun hingga kini, baik China maupun Filipina tidak ada yang berbicara mengenai penyebab kematian Jose.

Meski belum ada bukti konkrit untuk membuktikan penyebab kematian empat duta besar asing itu, tetapi semua terjadi ketika China sedang berjuang melawan virus Covid-19. Bahkan saat ini beberapa kota di Guangdong, Hubei, Xinjiang, dan lainnya masih dalam keadaan lockdown.

Pelaksanaan Investigasi dan perincian data hanya dapat menunjukkan penyebab sebenarnya dari kematian duta besar asing di China.  Namun, pada dasarnya, fakta ini menunjukkan bahwa tidak mudah bagi utusan asing untuk bekerja mewakili negaranya di China.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya