Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Amin AK/Net

Politik

Amin AK: Lebih Baik Tunda Pembangunan Infrastruktur Daripada Naikkan Harga BBM

JUMAT, 19 AGUSTUS 2022 | 21:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta mempertimbangkan menunda proyek infrastruktur yang tidak mendesak untuk menghemat anggaran, daripada menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.

Pasalnya, rencana kenaikan harga BBM yang akan disampaikan Presiden Joko Widodo pekan depan, bertujuan untuk menekan beban APBN yang dikeluarkan pemerintah untuk subsidi BBM yang sudah menyentuh angka Rp 520 triliun.

Anggota Komisi VI DPR RI Amin AK mengatakan, rencana kenaikan harga BBM ini seperti anomali dari ngototnya pemerintah membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang seharusnya bisa ditunda.


“Kami sudah sarankan sejak awal, tunda dulu pembangunan infrastruktur yang belum mendesak, seperti pembangunan Ibukota Negara. Jangan memaksakan diri apalagi menggunakan APBN,”  tegas Amin kepada wartawan, Jumat (19/8).

Legislator dari Fraksi PKS juga menyoroti adanya proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung (KJCB) yang tidak memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional dan justru memberikan beban yang begitu berat bagi APBN.

"Juga jangan muncul lagi kasus seperti pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang ujung-ujungnya melanggar janji Presiden untuk tidak menggunakan APBN dan terjadi pembengkakan biaya yang sangat besar," ujarnya.

Menurutnya, Presiden Jokowi harus memenuhi janjinya untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat dengan tidak menaikkan harga BBM yang menjadi beban rakyat kecil.

“Jangan sampai, akibat kebijakan pemerintah yang salah kaprah, rakyat lagi yang harus menanggung dampaknya,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya