Berita

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong/Net

Dunia

Australia Akan Beri Bantuan Tambahan Untuk Sri Lanka Senilai 371 Miliar Rupiah

JUMAT, 19 AGUSTUS 2022 | 16:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Krisis ekonomi terparah yang melanda Sri Lanka pasca demonstrasi publik besar-besaran,  mendorong australia untuk kembali mengirim bantuan dana tambahan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pangan dan kesehatannya.

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong mengatakan bantuan senilai 371 miliar rupiah mencerminkan komitmen negaranya untuk mendukung Sri Lanka segera keluar dari bencana ekonomi yang telah membuat rakyatnya menderita.

"Selama masa yang penuh tantangan ini, Australia akan berdiri bersama rakyat Sri Lanka, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan berat," ungkapnya seperti dikutip Anadolu Agency pada Jum'at (19/8).


Wong menjelaskan dana tersebut akan diberikan melalui badan-badan PBB dan disalurkan kepada pihak berwenang di Sri Lanka untuk dapat menyediakan makanan, kesehatan, layanan gizi, air bersih, dan dukungan penting bagi mereka yang berisiko, seperti perempuan dan anak-anak.

Meletusnya protes masal pada April lalu, memperparah krisis ekonomi di Sri Lanka yang sudah hancur akibat kurangnya cadangan devisa akibat kelumpuhan ekonomi dan ketidakmampuan negara untuk membayar seluruh utang luar negeri yang menumpuk.  

Hancurnya ekonomi negara membuat warganya bahkan tidak mampu membayar makanan, bahan bakar, dan kebutuhan lainnya. Rakyat harus menghadapi kekurangan bahan bakar dan pemadaman listrik setiap hari.  Sekolah juga telah ditutup, dan pegawai pemerintah diminta untuk bekerja dari rumah.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya