Berita

Rusia menempatkan sistem rudal di perbatasan Belarus dan Ukraina/Net

Dunia

Rusia Tumpuk Rudal di Belarus, Diyakini Akan Luncurkan Serangan Besar-besaran ke Ukraina

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 12:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia diyakini tengah bersiap meluncurkan serangan besar-besaran ke Ukraina dari Belarus. Ini diperkuat dengan banyaknya senjata yang dikumpulkan oleh Moskow di perbatasan Belarus dan Ukraina.

Analisis citra satelit dari Maxar Technologies yang didapatkan oleh kelompok intelijen Belarusian Hajun menunjukkan terjadi penumpukan senjata, khususnya sistem rudal anti-pesawat, di pangkalan udara Ziabrovka, Belarus, yang terletak 25 mil dari perbatasan Ukraina.

Citra satelit itu mengidentifikasi 10 hingga 14 unit sistem rudal S-400 Triumph dan dua sistem pertahanan udara Pantsir, serta tiga radar KASTA-2E2 dan 48Y6 Podlyot.


Di samping itu, Newsweek menyebut, pangkalan udara Ziabrovka juga diyakini telah digunakan sebagai tempat penyimpanan untuk setidaknya 15 hingga 60 rudal sistem pertahanan Triumph.

Angkatan Udara Rusia juga dilaporkan akan mengirimkan lebih banyak senjata ke sana.

"Analisis situasi di pangkalan udara membuktikan kemungkinan adanya serangan roket di wilayah Ukraina, bahkan tampaknya Rusia sedang mempersiapkan serangan rudal besar-besaran ke Ukraina dalam beberapa pekan mendatang," kata Belarusian Hajun dalam unggahannya di Telegram pada Senin (15/8).

Belarusian Hajun juga menyoroti tidak adanya penembakan roket yang ditembakkan dari Belarus ke Ukraina sejak serangan besar-besaran terakhir pada 28 Juli lalu.

Dugaan Rusia akan melakukan serangan besar-besaran muncul di tengah kekhawatiran terkait dukungan Belarus terhadap Moskow. Presiden Belarus Alexander Lukashenko telah menjadi sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin. Lukashenko juga telah mengizinkan pasukan Rusia untuk melewati Belarus untuk bisa menyerang Ukraina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya