Berita

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil/Net

Politik

Nasir Djamil: Jenderal Listyo Sigit Prabowo Berhasil Hadapi “Musuh Bersama“

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 13:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI menilai kerja-kerja penegakan hukum Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kasus penembakan Brigadir J yang menetapkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sudah sangat baik.

Menurut Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil, langkah yang dilakukan oleh Listyo Sigit dan jajarannya berhasil mengangkat kepercayaan publik terhadap korps bhayangkara.

Bagi Politisi PKS ini, jika dicermati sejak awal kemunculan kasusnya, Kapolri mampu membendung ketidakpercayaan publik kepada institusi Polri paska kasus “polisi tembak polisi” yang telah menjadikan Irjen Polisi FS, mantan Kadiv Propam Polri menjadi tersangka.


"Jenderal Sigit dan jajarannya akhirnya bersatu menghadapi “musuh bersama” mereka yaitu turunnya kepercayaan publik,” kata Nasir Djamil saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Senin (15/8).
.

Menurut Politikus asal Aceh ini, Listyo Sigit dan jajaran sudah bersikap tegas dan mengedepankan transparansi dalam menegakkan hukum, meskipun pihak-pihak yang berperkara merupakan bagian dari korps seragam cokelat.

“Di tengah menghadapi stabilitas keamanan masyarakat agar tetap kondusif, Kapolri Jenderal Sigit masih mampu menggerakan jajarannya membuka kasus polisi tembak polisi secara terang benderang,” demikian Nasir Djamil.

Tim khusus (Timsus) yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus bergerak mengidentifikasi personel Polri yang diduga terlibat dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Sejauh ini, sudah 36 personel yang diperiksa lantaran diduga terlibat dalam skenario pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Irjen Ferdy Sambo.

Dari 36 yang diperiksa itu, 16 diantaranya telah dilakukan penahanan di tempat khusus (Patsus) yang ada di Markas Korps Brimob (Mako Brimob), Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat dan tempat khusus yang ada di Provost, Divisi Propam, Mabes Polri.

“Jumlah sampai dengan hari ini 16 orang telah ditempatkan di tempat khusus (patsus): 6 orang di Mako dan 10 orang di Provost,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (13/8).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya