Berita

Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa/Ist

Politik

Selain Dapat Bekal Antikorupsi dari KPK, Ketum PPP Suharso Monoarfa Akan Tandatangani Komitmen Integritas

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 10:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa, akan menandatangani komitmen untuk membangun integritas internal partai politik (parpol) agar menolak money politic dan praktik korupsi lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ipi Maryati mengatakan, acara Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 untuk PPP hari ini dihadiri langsung oleh Ketum Suharso.

Ia akan didampingi oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) Arsul Sani dan Zainut Tauhid, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Arwani Thomafi, Bendahara Umum (Bendum) Surya Batara Kartika, dan jajaran pengurus PPP lainnya, baik secara langsung di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin pagi (15/8) maupun secara virtual.

Suharso beserta 60 pengurus PPP lainnya mendapatkan pembekalan antikorupsi langsung dari Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.

"Dengan kehadiran Ketum PPP secara langsung dan menjadi rangkaian kegiatan, akan dilakukan penandatanganan komitmen ketua umum parpol untuk menginternalisasi dan membangun integritas internal parpol," ujar Ipi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin pagi (15/8).

Komitmen tersebut, kata Ipi, terkait dengan integritas parpol dalam hal menolak money politic, benturan kepentingan, suap, pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana korupsi lainnya.

"Kesediaan sebagai role model dalam pemberantasan tindak pidana korupsi; kesediaan untuk meningkatkan pengetahuan antikorupsi, pengembangan politik cerdas berintegritas melalui pembelajaran antikorupsi yang difasilitasi oleh Pusat Edukasi Antikorupsi KPK; dan terlibat secara aktif dalam gerakan antikorupsi di lingkungan partai politik," pungkas Ipi.

PPP merupakan partai ke-12 yang mendapat pembekalan antikorupsi dari KPK. Sebelumnya, hal yang sama didapat jajaran pimpinan dan pengurus dari 11 parpol, yaitu PAN, PBB, Partai Demokrat, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Berkarya, PKS, PKB, dan Partai Perindo.

Populer

Said Merokok di Pesawat Pribadi, Arief Poyuono: Inikah Anggota Dewan Pengusul Hapus Listrik 450 VA?

Sabtu, 17 September 2022 | 11:18

AHY Bandingkan Pembangunan SBY dan Jokowi, Ridwan Bae: Jokowi Lebih Baik, Saya Punya Data

Sabtu, 17 September 2022 | 19:22

Kapal Kargo Minyak Rusia Berisi 700 Ribu Barel Minyak Mentah Menuju Kuba

Sabtu, 17 September 2022 | 16:40

Kamarudin Simanjuntak: Penyidik Seperti Tidak Ikhlas Ferdy Sambo Jadi Tersangka

Sabtu, 17 September 2022 | 05:52

Saat Diam Saja Elektabilitas SBY 10 Persen, Kalau Turun Gunung Pasti Demokrat Meroket

Minggu, 18 September 2022 | 09:28

Ganjar Ngaku Tak Kenal Eko Kuntadhi, PA 212: Ngibul yo ngibul Tapi Ojo Ngono Toh, Mas Ganjar

Sabtu, 17 September 2022 | 03:28

Sindir AHY, Direktur PPI: Faktanya, Publik Melihat Jokowi Massif Membangun Infrastruktur

Minggu, 18 September 2022 | 09:58

UPDATE

Tim Bayangan Diduga Jadi Penyebab RUU Sisdiknas Carut Marut, Pengamat: Bubarkan!

Senin, 26 September 2022 | 08:44

Senator AS: Joe Biden akan Menghadapi Pemakzulan jika Partai Republik Menang Pemilihan Paruh Waktu

Senin, 26 September 2022 | 08:40

Serbia Tidak Akan Akui Hasil Referendum Donbas yang Ingin Gabung ke Rusia

Senin, 26 September 2022 | 08:25

Johan Budi Usul UU TPPU Digunakan untuk Ungkap Kasus Judi Online

Senin, 26 September 2022 | 08:19

Mohammad Yunus Qanuni Bantar Kabar Pengunduran Dirinya dari Dewan Perlawanan Nasional Pertahanan Afghanistan

Senin, 26 September 2022 | 08:13

PPP Jakarta Rekomendasikan Anies Jadi Presiden Indonesia

Senin, 26 September 2022 | 08:11

Di Tengah Referendum Donbas Zelenskiy Bersumpah akan Membebaskan Seluruh Ukraina

Senin, 26 September 2022 | 07:50

Jika Tak Segera Turunkan Harga BBM, Rezim Jokowi Akan Dianggap Menipu Rakyat

Senin, 26 September 2022 | 07:49

Sharif: Hanya Menyumbang Satu Persen Emisi Karbon, Pakistan Membayar Mahal dengan Bencana Banjir yang Mengerikan

Senin, 26 September 2022 | 07:29

Di Tengah Krisis, Inggris Rencanakan Kenaikan Anggaran Militer hingga Rp 847 Triliun

Senin, 26 September 2022 | 07:18

Selengkapnya