Berita

Wakil Kepala Kementerian Luar Negeri Polandia, Piotr Wawrzyk/Net

Dunia

Polandia Akan Hentikan Pemberian Visa untuk Warga Negara Rusia

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 08:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

RMOL.  Setelah beberapa negara anggota Uni Eropa setuju untuk menghentikan visanya bagi turis Rusia, kini Polandia juga mengumumkan akan mengikuti semua kebijakan perserikatan termasuk soal penolakan visa.  

Seperti dikutip dari UAWIRE pada Minggu (14/8), Wakil Kepala Kementerian Luar Negeri Polandia, Piotr Wawrzyk, menyatakan otoritas negaranya akan mulai mengerjakan prosedur pelarangan visa UE kepada Rusia pada pekan depan.  

"Polandia mendukung perluasan sanksi Uni Eropa, terutama menangguhkan perjanjian fasilitasi visa bagi warga negara Federasi Rusia.  Namun, Jerman, Prancis, dan Belanda menentang hal ini.  Itulah sebabnya Polandia sedang mempersiapkan prosedur baru," ungkapnya.


Wawrzyk mencatat Polandia belum mengeluarkan visa turis ke Rusia selama beberapa bulan. Namun ada pengecualian bagi mereka yang perlu melintasi perbatasan Polandia-Rusia untuk bekerja, seperti pengemudi truk dan diplomat.  

"Daftar ini juga mencakup orang dengan kartu nasional Polandia, anggota keluarga warga negara Polandia, dan negara Uni Eropa lainnya," jelasnya.

Pada Kamis (11/8), pejabat Estonia mengatakan pemerintahnya tidak akan mengizinkan orang Rusia dengan visa Schengen memasuki negara itu.  

Kemudian Pihak berwenang Lituania, Latvia, Republik Ceko dan Slovakia juga mendukung larangan pengeluaran visa bagi warga negara Rusia.  

Pada saat yang sama, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan bahwa dia hampir tidak dapat membayangkan bagaimana mungkin untuk berhenti mengeluarkan visa Schengen kepada orang Rusia.

Olaf menekankan bahwa kebijakan itu akan efektif jika dikenakan pada otoritas negaranya, bukan warganya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya