Berita

Puluhan ton ikan mati di sepanjang sungai Oder di Eropa pada Kamis (11/8)/Net

Dunia

Puluhan Ton Ikan di Sepanjang Sungai Oder Eropa Mati, Penyebabnya Masih Misterius

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 14:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kematian misterius dari ppuluhan ton ikan di sejumlah negara di Eropa masih belum diketahui. Otoritas Polandia sendiri masih melakukan pengecekan di laboratorium.

Otoritas Perairan Nasional Polandia di Sungai Oder pada Kamis (11/8) melaporkan kematian dari puluhan ton ikan, seperti dimuat Nine News.

Menteri Lingkungan Polandia, Anna Moskwa pada Minggu (14/8) mengatakan hasil tes laboratorium mendeteksi tingkat salinitas yang tinggi tetapi tidak menemukan merkuri yang meracuni perairannya.


Moskwa menyebut sampel sungai yang diambil di Polandia dan Jerman mengungkapkan adanya peningkatan kadar garam. Kemudian dari tujuh sampel spesies ikan mati tidak terkontaminasi oleh merkuri, tetapi masih menunggu hasil dari zat lain.

Sungai Oder mengalir dari Ceko ke perbatasan antara Polandia dan Jerman sebelum mengalir ke Laut Baltik.

Beberapa media Jerman menyatakan sungai telah diracuni dengan merkuri, namun nyatanya hasil lab tidak menemukan kandungan merkuri yang begitu tinggi hingga bisa menyebabkan puluhan ton kematian.  

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki pada Jumat (13/8) mengatakan limbah kimia dalam jumlah besar mungkin sengaja dibuang ke sungai terpanjang kedua di negaranya, hingga menyebabkan kerusakan lingkungan yang begitu parah dan butuh waktu bertahun-tahun untuk memulihkan jalur air itu.

Morawiecki bersumpah untuk melakukan segala kemungkinan untuk membatasi kerusakan lingkungan.

Bahkan Menteri Dalam Negeri Polandia menjanjikan hadiah 309 ribu dolar AS bagi siapa saja yang membantu melacak para pelaku pencemaran sungai.
 
Sementara itu, pihak berwenang di negara bagian Mecklenburg-Western Pomerania, Jerman timur laut memperingatkan orang-orang untuk tidak memancing atau menggunakan air dari laguna Szczecin, karena air sungai yang terkontaminasi diperkirakan akan mencapai daerah muara pada Sabtu malam.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya