Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia/Net
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia/Net
Dengan fakta yang demikian itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa, harga minyak dunia tersebut jauh di atas asumsi APBN 2022 yang hanya 63 hingga 70 dollar per barel.
"Sekarang harga minyak dunia rata-rata dari Januari sampai Juli US$105 per barel. Hari ini kalau US$100 per barel subsidi kita itu bisa mencapai Rp500 triliun. Tetapi kalau harga minyak per barel di US$105 kemudian dengan asumsi kurs dollar APBN rata-rata Rp14.750 dan kuota kita dari 23 juta kilo liter menjadi 29 juta maka terjadi penambahan subsidi," kata Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/8).
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
UPDATE
Sabtu, 12 September 2026 | 02:25
Sabtu, 12 September 2026 | 02:14
Sabtu, 12 September 2026 | 01:30
Sabtu, 12 September 2026 | 01:10
Sabtu, 12 September 2026 | 01:01
Sabtu, 12 September 2026 | 00:34
Sabtu, 12 September 2026 | 00:18
Sabtu, 12 September 2026 | 00:00
Jumat, 11 September 2026 | 23:35
Jumat, 11 September 2026 | 23:20