Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia/Net
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia/Net
Dengan fakta yang demikian itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa, harga minyak dunia tersebut jauh di atas asumsi APBN 2022 yang hanya 63 hingga 70 dollar per barel.
"Sekarang harga minyak dunia rata-rata dari Januari sampai Juli US$105 per barel. Hari ini kalau US$100 per barel subsidi kita itu bisa mencapai Rp500 triliun. Tetapi kalau harga minyak per barel di US$105 kemudian dengan asumsi kurs dollar APBN rata-rata Rp14.750 dan kuota kita dari 23 juta kilo liter menjadi 29 juta maka terjadi penambahan subsidi," kata Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/8).
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
UPDATE
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01
Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34