Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin/Net

Dunia

Kecam Kunjungan Lithuania Ke Taiwan, China Tak Ragu Bertindak Tegas

JUMAT, 12 AGUSTUS 2022 | 12:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

China mengecam keras kunjungan pejabat Lithuania di Selat Taiwan dan tidak segan mengambil tindakan tegas atas pelanggaran kedaulatan dan upaya intervensi kebijakan dalam negeri Beijing.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Kamis (11/8), mengutuk keras kedatangan Wakil Menteri Transportasi dan Komunikasi Lithuania Agne Vaiciueviciute yang tiba di Taiwan pada Minggu (7/8) yang rencananya akan menetap selama lima hari kedepan.

"China mengutuk keras pasukan anti-China Lituania atas pelanggaran sengaja mereka terhadap kedaulatan China dan campur tangan besar-besaran dalam urusan dalam negeri China," kata Wang seperti dimuat dalam Xianhua pada Jum'at (12/8).


Wang mengatakan One China Policy merupakan salah satu norma dasar hubungan internasional dan landasan politik bagi China untuk mengembangkan hubungan bilateral dengan negara lain, termasuk Lithuania.

"Komunike tentang pembentukan hubungan diplomatik antara China dan Lituania menyatakan dengan jelas bahwa pemerintah Republik Lituania mengakui pemerintah China sebagai satu-satunya pemerintah sah," jelasnya.

Menurut Jubir Wang, harusnya pemerintah Republik Lithuania melakukan kewajibanya untuk tidak menjalin hubungan resmi atau melakukan kontak resmi dengan Taiwan tanpa seijin China.

"Namun, pihak Lithuania berulang kali melanggar janjinya secara terang-terangan. Kita juga akan dengan tegas membalas provokasi keji oleh pihak Lituania, karena hal itu akan merusak prinsip One China dan merusak kedaulatan China," tegas Wang.

China mendesak pejabat Lituania untuk tidak melangkah lebih jauh ke jalan yang salah dengan mengembangkan pasukan anti-China serta mendukung kemerdekaan Taiwan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya