Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Sepuluh Parpol Akan ke KPU di Sisa 3 Hari Masa Pendaftaran Calon Peserta Pemilu 2024

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 19:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Di sisa masa pendaftaran partai politik (parpol) bakal calon peserta Pemilu Serentak 2024 selama 3 hari ke depan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima konfirmasi dari 10 parpol.

Anggota KPU RI Idham Holik mengatakan, 10 parpol yang akan datang ke KPU RI untuk mendaftar paling banyak dijadwalkan pada Jumat (12/8).

"Parpol yang rencananya akan mendaftar pada hari Jumat, 12 Agustus 2022 ada 6 parpol," ujar Idham dalam jumpa eprs di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/8).

Idham memaparkan, parpol pertama yang akan mendaftar besok yakni Partai Berkarya pada pukul 09.00 WIB, disusul Partai Buruh 13.00 WIB, Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) 14.00 WIB, Partai Republik 14.15 WIB, Partai Ummat pukul 15.00 WIB, dan Partai Indonesia Bangkit Bersatu pukul 16.00 WIB.

"Selanjutnya pada Sabtu 13 Agustus 2022, ada satu parpol yang mendaftar, yaitu Partai Republik Satu pada pukul 15.30 WIB," sambung Idham memaparkan.

Mantan Anggota KPU Jawa Barat ini, pada hari terkahir masa pendaftaran yaitu Minggu, 14 Agustus 2022, akan ada tiga parpol yang akan mendaftar ke KPU RI.

"Pertama, Partai Pandu Bangsa pukul 16.00 WIB; kedua, Partai Bhinneka Indonesia (PBI) pada pukul 16.00 WIB; dan ketiga, Partai Damai Kasih Bangsa (PDKB) pukul 20.00 WIB," ucap Idham.

"Jadi dengan demikian akan ada 10 parpol yang sudah mengagendakan akan mendaftar mulai besok sampai hari Minggu 14 Agustus 2022 atau hari terkahir," tandasnya.

Populer

Said Merokok di Pesawat Pribadi, Arief Poyuono: Inikah Anggota Dewan Pengusul Hapus Listrik 450 VA?

Sabtu, 17 September 2022 | 11:18

AHY Bandingkan Pembangunan SBY dan Jokowi, Ridwan Bae: Jokowi Lebih Baik, Saya Punya Data

Sabtu, 17 September 2022 | 19:22

Kapal Kargo Minyak Rusia Berisi 700 Ribu Barel Minyak Mentah Menuju Kuba

Sabtu, 17 September 2022 | 16:40

Kamarudin Simanjuntak: Penyidik Seperti Tidak Ikhlas Ferdy Sambo Jadi Tersangka

Sabtu, 17 September 2022 | 05:52

Saat Diam Saja Elektabilitas SBY 10 Persen, Kalau Turun Gunung Pasti Demokrat Meroket

Minggu, 18 September 2022 | 09:28

Ganjar Ngaku Tak Kenal Eko Kuntadhi, PA 212: Ngibul yo ngibul Tapi Ojo Ngono Toh, Mas Ganjar

Sabtu, 17 September 2022 | 03:28

Sindir AHY, Direktur PPI: Faktanya, Publik Melihat Jokowi Massif Membangun Infrastruktur

Minggu, 18 September 2022 | 09:58

UPDATE

Tim Bayangan Diduga Jadi Penyebab RUU Sisdiknas Carut Marut, Pengamat: Bubarkan!

Senin, 26 September 2022 | 08:44

Senator AS: Joe Biden akan Menghadapi Pemakzulan jika Partai Republik Menang Pemilihan Paruh Waktu

Senin, 26 September 2022 | 08:40

Serbia Tidak Akan Akui Hasil Referendum Donbas yang Ingin Gabung ke Rusia

Senin, 26 September 2022 | 08:25

Johan Budi Usul UU TPPU Digunakan untuk Ungkap Kasus Judi Online

Senin, 26 September 2022 | 08:19

Mohammad Yunus Qanuni Bantar Kabar Pengunduran Dirinya dari Dewan Perlawanan Nasional Pertahanan Afghanistan

Senin, 26 September 2022 | 08:13

PPP Jakarta Rekomendasikan Anies Jadi Presiden Indonesia

Senin, 26 September 2022 | 08:11

Di Tengah Referendum Donbas Zelenskiy Bersumpah akan Membebaskan Seluruh Ukraina

Senin, 26 September 2022 | 07:50

Jika Tak Segera Turunkan Harga BBM, Rezim Jokowi Akan Dianggap Menipu Rakyat

Senin, 26 September 2022 | 07:49

Sharif: Hanya Menyumbang Satu Persen Emisi Karbon, Pakistan Membayar Mahal dengan Bencana Banjir yang Mengerikan

Senin, 26 September 2022 | 07:29

Di Tengah Krisis, Inggris Rencanakan Kenaikan Anggaran Militer hingga Rp 847 Triliun

Senin, 26 September 2022 | 07:18

Selengkapnya