Berita

Orang-orang membersihkan puing-puing di pasar tradisional di Seoul, Korea Selatan pada Rabu (9/8)/Net

Dunia

Seoul Dilanda Banjir Bandang, Presiden Yoon Minta Maaf Pada Rakyat Korsel

RABU, 10 AGUSTUS 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol menyampaikan permintaan maaf kepada warganya atas banjir bandang yang melanda ibukota Seoul hingga menelan sembilan korban jiwa.

Hingga Rabu (10/8), upaya pembersihan dan pemulihan masih terus dilakukan. Sementara ribuan bangunan dan jalan rusak.

Dalam pernyataannya, Yoon mendesak pemerintah pusat untuk memberikan lebih banyak bantuan keuangan dan bantuan personel kepada pemerintah kota dan daerah untuk mempercepat upaya pemulihan.


Yoon juga menyerukan perbaikan yang signifikan pada sistem pengelolaan banjir termasuk membangun lebih banyak tangki hujan dan terowongan serta meningkatkan teknologi prediksi banjir.

"Dengan adanya teknologi tersebut, kami bisa melihat rekor baru hujan kapan saja. Kami perlu membangun respons cepat, sehingga siap menghadapi situasi yang lebih buruk dari yang kami bayangkan," kata Yoon seperti dikutip dari The Peninsula.

Menurut Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan, hingga Rabu sore, pekerja telah memulihkan lebih dari 90 persen dari 2.800 bangunan, rumah, jalan dan fasilitas lainnya di wilayah prioritas dalam rencana pemulihan darurat.

"Hampir 3.000 pegawai pemerintah, termasuk personel polisi dan pemadam kebakaran, serta puluhan ekskavator dan truk sampah telah dikerahkan dalam upaya pemulihan," lapor kementerian.

Secara terpisah, Militer juga mengerahkan 1.300 tentara, beberapa di antaranya terlihat membersihkan puing-puing dan menyelamatkan perabotan yang ada di daerah banjir.

Belum ada laporan terbaru mengenai kerusakan besar atau tambahan korban di wilayah selatan ibu kota, tempat badan cuaca mengeluarkan peringatan hujan lebat. Selain itu, peringatan tanah longsor juga telah dikeluarkan di lebih dari 30 kota besar dan kecil di Korea Selatan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya