Berita

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah/Net

Dunia

Peringatan Hizbullah untuk Israel: Jangan Menyerang Pejabat Palestina di Lebanon

RABU, 10 AGUSTUS 2022 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serangan Israel di Jalur Gaza menarik perhatian kelompok Hizbullah Lebanon.

Militer Israel pada Jumat pekan lalu melakukan serangkaian pemboman yang menargetkan militan senior dari kelompok Jihad Islam Palestina. Peristiwa itu akhirnya menewaskan puluhan warga sipil, termasuk 15 anak-anak dan melukai ratusan lainnya.

Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, dalam pidatonya pada Selasa (9/8) saat perayaan Asyura,  memperingatkan Israel bahwa tindakan tersebut sangat kejam, dan agar tidak melakukan penyerangan terhadap pejabat Palestina, termasuk yang ada di Lebanon.


"Kami memberi tahu musuh bahwa setiap serangan terhadap manusia mana pun di Lebanon tidak akan dibiarkan begitu saja," kata Nasrallah, seperti dikutip dari AP, Rabu (10/8).

Pernyataan pemimpin Hizbullah itu juga menyusul penembakan seorang pejabat Fatah, gerakan pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, di kamp pengungsi Palestina terbesar di Lebanon.

Saeed Alaeddine, yang dilaporkan ditembak mati saat berdoa di rumah seorang teman di kamp Ain Al Helweh dekat kota selatan Saida, bertugas sebagai penghubung antara Fatah dan pasukan keamanan Lebanon.

Israel dan Hizbullah adalah musuh bebuyutan dan berperang selama sebulan pada 2006. Ketegangan meningkat dalam beberapa bulan terakhir di tengah sengketa maritim di Mediterania Timur.

Puluhan orang tewas, termasuk sedikitnya 15 anak-anak, ketika pasukan Israel pada pekan lalu mencoba membunuh militan senior yang tergabung dalam kelompok Jihad Islam Palestina.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya