Berita

Amnesty International/Net

Dunia

Banyak Laporannya Picu Kontroversi, Kredibilitas Amnesty International dan Human Rights Watch Dipertanyakan

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 15:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua kelompok hak asasi manusia ternama, Amnesty International dan Human Rights Watch (HRW) kembali dikritik atas sejumlah laporannya yang memicu kontroversi, hingga kredibilitasnya ikut dipertanyakan.

Amnesty International dan HRW kerap membuat laporan mengenai situasi HAM di banyak negara. Namun laporan tersebut seringkali mendapatkan kritik, bukan hanya dari pemerintahan atau pejabat terkait, tetapi juga oleh mereka yang bekerja di dua lembaga tersebut.

"Tuduhan tidak berdasar" dan "tanpa pertimbangan masuk akal" adalah kritik yang sering ditujukan pada laporan-laporan mereka.


Baru-baru ini, Amnesty International mendapat gelombang kritik atas laporannya mengenai situasi HAM di Ukraina. Di dalamnya, kelompok itu menyebut pasukan Ukraina telah membahayakan nyawa warga sipil.

Laporan tersebut langsung dibantah oleh pemerintah Ukraina. Kepala Amnesty Internasional cabang Ukraina, Oksana Pokaltchouk juga mengundurkan diri sebagai bentuk protes atas laporan tersebut.

HRW juga pernah dikritik oleh salah satu pendirinya sendiri, Robert L. Bertnstein, dengan menyebut lembaga tersebut "bangkrut secara moral".

Maroko juga pernah mengecam laporan HRW dengan menyebutnya sebagai tuduhan tidak berdasar.

Jurubicara pemerintah Maroko, Mustapha Baitas mengatakan laporan tersebut merupakan pencemaran nama baik. Namun itu tidak akan menghalangi Maroko untuk terus membangun supremasi hukum dan institusi, serta membela hak dan kebebasan.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya