Berita

Otoritas militer transisi Chad dan kelompok oposisi menghadiri penandatanganan perjanjian untuk dialog nasional di Hotel Sheraton di Doha, Qatar pada Senin (8/8)/Net

Dunia

Pemerintah Militer Chad dan Kelompok Oposisi Tanda Tangani Perjanjian Damai di Qatar

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 08:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perjanjian damai telah disepakati oleh pemerintah militer Chad dengan 40 kelompok oposisi sebagai langkah awal untuk dialog rekonsiliasi nasional yang akan dimediatori Qatar.

Kesepakatan yang digelar di Doha Qatar pada Senin (8/8) menjadi tidak lengkap karena kelompok pemberontak utama negara Afrika Tengah itu menolak untuk ambil bagian.
 
Seperti dikutip dari Al-Jazeera, sejak bulan Maret Qatar telah menjadi penengah antara kelompok oposisi dan pemerintah militer Mahamat Idriss Deby Itno yang menjabat setelah ayahnya meninggal dalam pertempuran dengan pemberontak tahun lalu.


Tetapi Front for Change and Concord in Chad (FACT) atau kelompok pemberontak utama, mengungkapan penolakannya untuk menandatangani kesepakatan dan menuntut sebuah komite baru untuk mengatur pembicaraan serta pembebasan tahanan pemberontak dari penjara pemerintah.

Kementerian luar negeri Qatar mengatakan tindak lanjut dari perjanjian damai adalah pembicaraan rekonsiliasi nasional yang inklusif dan akan diselenggarakan di ibukota Chad, N'Djamena pada 20 Agustus mendatang.

Pemerintah Chad mengatakan lebih dari 1.300 perwakilan kelompok pemberontak, masyarakat sipil, serikat pekerja, partai politik dan pejabat pemerintah akan menghadiri pembicaraan N'Djamena.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya