Berita

Pasukan Mali/Net

Dunia

Mali Setuju Masukkan 26.000 Mantan Pemberontak ke dalam Satuan Tentara

SABTU, 06 AGUSTUS 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Mali akan mengintegrasikan 26.000 militan pemberontak ke dalam satuan tentara di bawah kesepakatanya dengan para mantan pemimpin gerakan kemerdekaan.

Seperti dikutip dari ABC News, Kesepakatan tersebut menunjukkan dinamika baru dalam implementasi keberlanjutan dari perjanjian rekonsiliasi yang ditandatangani beberapa tahun lalu.

Pertemuan yang digelar pada Jum'at (5/8), dipimpin oleh Perdana Menteri Choguel Kokalla Maiga dan dihadiri beberapa mitra Mali, termasuk Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB dan kepala misi penjaga perdamaian di Mali, El Ghassim Wane, dan duta besar lainnya.


“Pemerintah Mali tidak akan menyia-nyiakan upaya untuk memenuhi komitmen ini,” kata Maiga.

Maiga menyatakan berdasarkan isi perjanjian, reintegrasi mantan gerilyawan akan dilakukan dalam dua tahap, dengan tahap kedua akan selesai pada 2024. Sebuah komisi juga dibentuk untuk mengintegrasikan perwira senior militer dari gerakan ke dalam rantai komando angkatan darat.

Namun, perjanjian perdamaian yang ditandatangani pada 2015 antara pemerintah dan kelompok-kelompok kemerdekaan bersenjata non-ekstremis di Mali utara, tetap terhenti.

Seorang rekan senior di Pusat Kebijakan untuk New South, Rida Lyammouri menyatakan bahwa banyak perjanjian yang cenderung macet dan tidak pernah selesai selama bertahun-tahun. Tetapi dia mendukung keputusan pemerintah dalam kebijakan ini karena ia melihat bahwa wilayah utara telah sangat menderita.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya