Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (ketiga dari kiri)/RMOL

Politik

Cak Imin Ungkap PR Besar Indonesia 5 Tahun Mendatang

SABTU, 06 AGUSTUS 2022 | 02:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Saat menghadiri acara 10 tahun Forum Pemred, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan pekerjaan rumah (PR) penting bangsa dalam lima tahun ke depan yang harus benar-benar disiapkan dengan sangat baik.

Pertama, dijelaskan yang karib disapa Cak Imin ini, layanan pendidikan yang harus terus ditingkatkan. Kedua, peningkatan layanan dan fasilitas kesehatan. Dan ketiga layanan kebutuhan pokok masyarakat, termasuk di dalamnya adalah kebutuhan perumahan rakyat yang dinilai masih sangat mengerikan.

”Masih sangat banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses perumahan akibat fluktuasi harga tanah dan tingginya kebutuhan perumahan,” ujar Cak Imin dalam acara bertajuk ”Memajukan Pers Menyatukan Bangsa” di Jakarta, Jumat (5/8/2).


Selain tiga hal pokok tersebut, Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra ini menyebutkan bahwa PR jangka panjang bangsa ini adalah bagaimana semua pihak bisa bersama-sama mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

”Ekonomi kita bisa terus berjalan dengan baik apabila tema besar kita hari ini, apabila pers dan kita semua mampu menjaga persatuan bangsa,” katanya.

Dalam pandangan Cak Imin, ada tiga level kepemimpinan yang berkontribusi mendukung persatuan. Pertama adalah pemerintah, presiden dan seluruh jajarannya. Kedua, tokoh-tokoh di luar pemerintahan. Dan ketiga, kepemimpinan di tingkat grassroot yang sehari-hari bersama rakyat.


Lebih lanjut ia berpandangan bahwa tiga level kepemimpinan itu menjadi contoh bagaimana vaksinasi kita paling berhasil akibat 3 level kepemimpinan ini berjalan sinergis.

"Di berbagai negara masih terjadi pro kontra vaksinasi yang memakan waktu. Kita relatif bisa berseiringan dengan baik akibat semua level tokoh bisa berjalan bersama-sama, bersinergi,” tuturnya.

Ia juga sempat menyinggung terkait layanan pendidikan dan kesehatan. Bagi keponakan Gus Dur ini, pemerintah ke depan masih harus belanja total terutama dalam hal teknologi.

”Kita harus berani belanja, baik itu teknologi hasil temuan anak-anak negeri, banyak temuan anak negeri yang tidak dibiayai dengan baik oleh negara,” jelasnya.

Kedua, teknologi kesehatan. Selama ini karena bangsa ini belum mampu menciptakan teknologi kesehatan yang memadahi maka ke depan harus dipersiapkan dengan baik menciptakan pondasi teknologi kesehatan.

”Ini mutlak. Terpaksa kita, Pak Jokowi kemarin berhasil infrastruktur maka infrastruktur berikutnya adalah teknologi yang bisa mengadaptasi sekaligus menyiapkan kebutuhan riil dari Kesehatan dan pendidikan,” katanya.

Dalam bidang pendidikan, menurut Cak Imin, hal paling pokok yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana anggaran 20 persen sesuai dengan konstitusi benar-benar harus dilaksanakan dengan baik. ”

Wajib belajar 18 tahun harus benar-benar dikontrol karena ini menyangkut sumber daya manusia kita,” katanya.

Kedua, perhatian terhadap sumber daya alam (SDA) juga harus benar-benar diperhatikan. Diperlukan SDM yang memadahi untuk bisa mengelola SDA yang ada secara optimal.

”SDA kita yang kaya raya meskipun sudah diekspoitasi masih kaya juga, membutuhkan kemauan semua pihak, stakeholder, pemerintah, dunia bisnis, UMKM, untuk bersama-sama, bahu membahu,” paparnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya