Berita

Jurubicara Kemlu, Teuku Faizasyah/Net

Politik

Kemlu Gelar Regional Workshop Digital Diplomacy untuk Asia Pasifik

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 23:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri RI akan menyelenggarakan regional workshop digital diplomacy dengan tema the essense of the information and the communication technology for government leader yang diadakan secara virtual pada tanggal 1-12 Agustus mendatang.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan internatinonal of conference of digital diplomacy dengan tajuk unmasking digital diplomacy in the new normal yang diadakan Kemlu pada 16 November 2021 lalu.

Jurubicara Kemlu, Teuku Faizasyah mengatakan bahwa workshop regional itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan inklusivitas dalam hal digital sekaligus juga menjadi realisasi dari Bali messange yang dikeluarkan ICDD taun lalu.


Faizasyah menekankan konsistensi Indonesia dalam memajukan kerangka digital diplomasi di lingkup internasional dan sekarang akan berfokus pada kawasan Asia Pasifik.

"Pejabat pemerintah khususnya di kawasan Asia Pasifik kita prioritaskan untuk ikut dalam workshop tersebut. Negara-negara yang dikutsertakan diantaranya dari Kep. Cook, Negara Federasi Micronesia, Fiji, Kiribati, Kaledonia Baru, Nauru, New Palau, Papua Nugini, Polinesia Prancis, Republik Marshal, Samoa, Kep. Solomon, Timor Leste, Tongga, Tufalu dan Vanuatu," ujarnya.

Jubir Kemlu mengungkapkan Workshop ini merupakan hasil kerjasama kemenlu dengan balai pelatihan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (kominfo).

Selain itu, wakil-wakil dari negara ICDD seperti Australia, Brunei Darussalam, Kamboja, Chile, China, Fiji, Findlandia, India, Jepang, Laos Malaysia, New Zeland, Filipina, Rep. Korea, Singapura, Afrika Selatan, UK, AS, dan Vietnam diharapkan dapat hadir saat pembukaan workshop.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya