Berita

Partai Konservatif terpaksa menunda pelakasanaan pemungutan/Net

Dunia

Voting PM Inggris Terpaksa Ditunda Setelah Adanya Laporan Peretasan

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 14:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemungutan suara oleh anggota Partai Konservatif Inggris untuk memilih perdana menteri berikutnya ditunda setelah agen mata-mata The Government Communications Headquarters (GCHQ) melaporkan adanya peretasan dunia maya yang dapat mengubah suara rakyat Inggris.

Seperti dikutip dari The Telegraph pada Selasa (2/8), juru bicara National Cyber ​​Security Center (NCSC) yang merupakan bagian dari GCHQ, menyatakan pihaknya telah memberikan saran kepada Partai Konservatif untuk mempertimbangkan kembali keamanan pemungutan suara secara online.

"Membela proses demokrasi dan pemilihan Inggris adalah prioritas bagi NCSC dan kami bekerja sama dengan semua partai politik Parlemen, otoritas lokal, dan anggota parlemen untuk memberikan panduan dan dukungan keamanan dunia maya," kata juru bicara NCSC kepada Reuters.


Sebagai akibat dari kekhawatiran, Partai Konservatif terpaksa membatalkan rencana perizinan perubahan suara anggota untuk pemimpin berikutnya dalam kontes nanti.

Surat suara yang disediakan untuk 160.000 anggota partai juga belum dikeluarkan dan diperkirakan akan tiba paling lambat 11 Agustus. Padahal sebelumnya, surat suara akan dikirim mulai hari Senin kemarin (1/8).

Mantan Menteri Keuangan Rishi Sunak dan Menteri Luar Negeri Liz Truss bersaing dalam kontes kepemimpinan untuk menggantikan Boris Johnson sebagai perdana menteri Inggris berikutnya.

Saat ini, Truss masih memimpin jajak pendapat di antara anggota Partai Konservatif dan hasilnya akan diputuskan dalam hasil pemungutan suara pada 5 September mendatang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya