Berita

Pemimpin Al Qaeda, Ayman al-Zawahiri/Net

Dunia

Risiko Kekerasan Meningkat Usai Pembunuhan Pemimpin Al Qaeda, AS Peringatkan Warganya di Luar Negeri

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 13:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

RMOL. Amerika Serikat (AS) memperingatkan warganya yang bepergian ke luar negeri untuk waspada terhadap peningkatan risiko kekerasan setelah Washington mengumumkan pembunuhan pemimpin Al Qaeda, Ayman al-Zawahiri.

Terbunuhnya Zawahiri pada Senin (1/8) merupakan guncangan besar bagi Al-Qaeda sejak pembunuhan Osama bin Laden pada 2011. Hal ini diperingatkan akan memicu aksi pembalasan Al Qaeda berupa operasi bunuh diri, pembunuhan, penculikan, pembajakan, dan pemboman.

Departemen Luar Negeri AS pada Selasa (2/8) mendesak warganya untuk mempertahankan kewaspadaan tingkat tinggi dan mempraktikkan kesadaran situasional yang baik saat bepergian ke luar negeri.


"Informasi saat ini menunjukkan bahwa organisasi teroris terus merencanakan serangan teroris terhadap kepentingan AS di berbagai wilayah di seluruh dunia," kata departemen itu, seperti dimuat TRT World.

Zawahiri terbunuh dalam serangan dua rudal Hellfire milik AS di balkon sebuah rumah berlantai tiga di Kabul, Afghanistan pada Minggu pagi (31/7).

Serangan over-the-horizon tersebut merupakan keberhasilan pertama yang AS raih sejak penarikan pasukannya dari Afghanistan pada 31 Agustus 2021, beberapa hari setelah Taliban kembali berkuasa.

Sementara itu, Taliban pada Selasa (2/8) mengutuk serangan pesawat tak berawak AS tetapi tidak menyebutkan jumlah korban dan tidak sedikitpun menyebut nama Zawahiri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya