Berita

Prabowo Subianto saat menerima kunjungan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Kertanegara/RMOL

Politik

Survei Median: Prabowo-Cak Imin Tertinggi Pilihan Netizen

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 13:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hasil survei yang dilakukan Media Survei Nasional (Median) didapati pasangan Prabowo-Cak Imin paling diminati oleh warganet alias netizen.

Hal itu disampaikan peneliti senior Ade Irfan Abdurrahman dalam hasil survei Median di kawasan Jakarta Pusat, Senin (1/8).

“Di nomor satu ada Prabowo-Muhaimin di angka 24,1 persen dalam skenario calon presiden dan wakil presiden sesuai dengan koalisi yang muncul saat ini di media yaitu Gerindra-PKB,” ucap Ade Irfan di lokasi.


Pasangan Prabowo-Cak Imin ini, kata Ade Irfan, sengaja dipasangkan karena dari PKB, hanya ada nama Cak Imin yang mencuat untuk menjadi kandidat calon presiden tidak ada nama lainnya.

“Arah PKB ke Muhaimin, beliau juga ketum parpol, jadi tiketnya masih dipegang Cak Imin,” katanya.

Dia menambahkan bahwa, secara personal Prabowo memiliki modal elektabilitas yang tinggi, dan Cak Imin sebagai pemegang NU terbesar di Jawa Timur memungkinkan untuk maju mendampingi Prabowo. Terlebih, tiket maju sebagai capres dan cawapres sudah dipegang oleh kedua orang tersebut di internal partai.

“Prabowo- Cak Imin, secara personal Prabowo sendiri sudah punya modal elektabilitas yang cukup tinggi karena angkanya, keduanya kalau kita berkaca pada pilpres 2019 ini adalah gabungan antara oposisi dan koalisi, walaupun Prabowo ikut dalam pemerintahan Jokowi tapi beliau masih punya 19,1persen yang elektabilitas dijaga dan didukung dengan PKB pendukungnya Cak Imin dengan basis NU yang kuat,” demikian Ade.

Survei ini mennggunakan rancangan non probability sampling, dengan kuesioner berbasis Google form disebarkan melalui sosial media Facebook dengan target pengguna aktif Facebook berusia 17 hingga 60 tahun, yang disebarkan pada tanggal 21-27 2022, hasilnya sebaganya 1.500 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya