Berita

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Demi Kurangi Pengeluaran Publik, Korsel akan Pangkas Jumlah Karyawan

JUMAT, 29 JULI 2022 | 11:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintahan Korea Selatan di bawa kepemimpinan baru Presiden Yoon Suk-yeol mengumumkan akan mengurangi jumlah karyawan untuk marampingkan pengeluaran organisasi publik.

Menteri Keuangan Korsel Choo Kyung-ho pada Jumat (29/7) mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah reformasi pertama yang direncanakan oleh Yoon, yang telah berjanji untuk mereformasi sektor publik sejak menjabat pada Mei lalu.

Seperti dikutip dari The Straits Times, awal bulan ini Yoon menyatakan pemerintahnya akan secara agresif memotong pengeluaran dan menjual aset non-inti di perusahaan publik.


Namun jajak pendapat mingguan terbaru dari Gallup Korea pada Jumat (29/7) menunjukkan bahwa langkah itu mengalami penurunan dukungan berkelanjutan menjadi 28 persen dari 32 persen pada pekan lalu.

Menurut Choo, terdapat 350 organisasi publik yang mempekerjakan 449 ribu orang pada akhir Mei dengan kewajiban gaji gabungan sebesar 583 triliun won pada akhir 2021. Jumlah ini naik masing-masing 34 persen dan 17 persen selama lima tahun terakhir.

Ada kekhawatiran di antara masyarakat umum dan para ahli tentang efisiensi dan profitabilitas yang sesuai dengan ekspansi cepat dalam skala organisasi publik.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya