Berita

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan/Net

Politik

China Minta Pemerintah Tomboki Biaya KCJB yang Bengkak, Ekonom: Apakah Tercium Bau Amis?

KAMIS, 28 JULI 2022 | 20:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Beban pembengkakan biaya atau cost overrun proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), diminta China Development Bank untuk ditomboki pemerintah Indonesia.

Hal ini disoroti Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, yang menilai pembebanan cost overrun KCJB sebagai suatu tanda ketidakwajaran pemerintah dalam mengelola proyek yang berjalan.  

"Gawat, biaya proyek bengkak 1,9 miliar dolar AS, 30 persen lebih, China tidak mau tanggung jawab? Minta RI tomboki semua?" ujar Anthony melalui akun Twitterny, Kamis (28/7).


Anthony berasumsi, apabila China benar-benar membebankan cost overrun kepada pemerintah Indonesia, maka bukan tidak mungkin ada dugaan pidana di dalamnya.

"Apakah China mencium ada aroma amis yang membuat nilai proyek membengkak, maka tidak mau tanggung jawab?" tuturnya.

Persoalan ini, menurut Anthony, patut diperiksa oleh DPR RI, sehingga perlu dipanggil pihak pemerintah untuk mengetahui hal tersebut.

"Apakah DPR juga mencium aroma yang sama?" tandasnya bertanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya