Berita

Pertunjukan budaya dalam "Peru Kultura 2022" yang digelar Kedutaan Besar Republik Peru di Jakarta pada Kamis, 28 Juli 2022/Repro

Dunia

Rayakan HUT ke-201, Kedubes Peru Gelar Pertunjukan Budaya "Peru Kultura 2022"

KAMIS, 28 JULI 2022 | 16:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar Republik Peru di Jakarta menggelar pertunjukan kebudayaan sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Peru ke-201 pada Kamis (28/7).

Pertunjukan bertajuk "Peru Kultura 2022" itu digelar setiap tahunnya untuk mempromosikan kebudayaan Peru di Indonesia. Pertunjukan juga disiarkan secara virtual di media sosial Kedubes Peru.

Dalam sambutan pembukaanya, Duta Besar Republik Peru, Louis Suboyama menuturkan penyelenggaraan "Peru Kultura 2022" merepresentasikan semangat seni dan tradisi kebudayaan Peru.


"Kebudayaan Peru merupakan perpaduan antara budaya Amerika, Eropa, dan Afrika dalam bentuk musik dan tarian yang menjadi dua representasi utama budaya kami," jelasnya.

Peru Kultura 2022 diisi dengan pertunjukan musik dan tarian yang dibawakan langsung oleh musisi Peru, Wilmar Montoya atau lebih dikenal sebagai Pacacalluankang. Selain itu juga ada kolaborasi dengan dua penari asal Indonesia, yaitu Dea Vandari dan Rayen Raschool.

Tarian tradisional dari Kota Kusko tenggara Peru diiringi dengan musik Balica, menjadi pertunjukkan pertama yang ditampilkan dalam acara tersebut.

Balica merupakan lagu Peru yang paling simbolis dan terinspirasi dari sebuah kisah cinta.

Selanjutnya, kedua penari asal Indonesia menampilkan tarian Marine Ra Nortenya dari Kota Trujillo di bagian utara Peru. Tarian tersebut menggambarkan pengejaran pasangan yang penuh cinta. Penari wanita memakai rok bordir dan sapu tangan berusaha menarik perhatian pria dengan gerakan yang begitu anggun.

Di sela-sela pertunjukan, Peru Kultura 2022 juga menyajikan hasil kebudayan Peru yang lain, berupa tekstil dan lukisan khas dari daerah Shipibo Konibo. Daerah ini memiliki sistem desain dengan dasar pola geometris yang dinamakan Kene atau desain tradisional yang dikerjakan oleh para wanita.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya