Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Legalkan Ganja Medis, Thailand Tetap Larang Rokok Elektrik dan Tradisional yang Mengandung Ganja

KAMIS, 28 JULI 2022 | 01:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Komite Kontrol Produk Tembakau Nasional Thailand telah memutuskan untuk melarang penjualan produk rokok elektronik dan rokok tradisional. Larangan ini berlaku untuk produk rokok yang memiliki kandungan ganja.

Sebuah pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul pada Rabu (27/7) digelar untuk menindaklanjuti aturan tersebut.  

Seperti dikutip Vietam Plus, regulasi baru terkait rokok tradisional akan diperkenalkan dalam bentuk peraturan menteri. Sementara untuk rokok elektrik berada di bawah tanggung jawab polisi dan Kementerian Ekonomi dan Masyarakat Digital.


Kementerian Kesehatan Thailand sendiri melarang keras warganya yang berusia di bawah 20 tahun untuk mengkonsumsi produk yang mengandung ganja.

Pada September 2019, Thailand yang terkenal dengan undang-undang antinarkobanya yang keras, melegalkan ganja medis. Kemudian mulai memproduksi produk ganja sendiri, dalam bentuk minyak THC dan CBD, tablet, semprotan oral, wafer cokelat, dan produk lainnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya