Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Kunjungi Kamerun, Macron: Rusia Pakai Krisis Pangan Global sebagai Senjata Perang

RABU, 27 JULI 2022 | 15:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prancis Emmanuel Macron menuding Rusia telah menggunakan krisis pangan global sebagai salah satu senjata perangnya.

Berbicara selama kunjungannya ke Kamerun pada Selasa (26/7), Macron mengatakan banyak pihak yang telah salah kaprah karena menyalahkan Eropa sebagai penyebab krisis pangan dunia dengan sanksi yang dijatuhkan terhadap Rusia.

"Itu sepenuhnya salah. Makanan, seperti energi, telah menjadi senjata perang Rusia. Sehingga Kita harus membantu benua Afrika untuk memproduksi lebih banyak untuk dirinya sendiri," kata Macron, seperti dikutip Reuters.


Rusia menolak bertanggung jawab atas krisis pangan global dan menyalahkan sanksi Barat karena memperlambat ekspor makanan dan pupuknya ke berbagai negara.

Seperti banyak negara berkembang lainya, Kamerun tengah bergulat dengan tingginya harga minyak, pupuk, dan bahan makanan. Pekan lalu, ibukota Yaounde mengalami kekurangan bahan bakar terparah yang menyebabkan panjangnya antrean di pompa bensin.

Kedatangan Macron ke Kamerun merupakan bagian dari rangkaian turnya ke Afrika. Perjalanan ini bertujuan memperkuat hubungan politik dengan kawasan dan membantu meningkatkan produksi pertanian di tengah krisis pangan akibat perang.

Pemerintah Afrika sebagian besar menolak untuk bergabung bersama Barat dalam mengecam Rusia. Kondisi ini semakin memperburuk sentimen anti-Prancis di bekas koloninya di Afrika Barat, menyusul serangkaian kudeta yang semakin mendorong opini publik untuk mendukung Rusia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya