Berita

Konferensi Pers Komnas HAM usai melakukan pemeriksaan terhadap para saksi yaitu sejumlah ajudan Irjen Ferdy Sambo/RMOL

Hukum

Sebelum Kematian Brigadir J Para Ajudan Sambo Masih Berseloroh

SELASA, 26 JULI 2022 | 20:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kejadian sebelum kematian Brigadir J di rumah Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo, menjadi salah satu materi pemeriksaan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kepada 6 ajudan Ferdy Sambo.

Hal tersebut disampaikan Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, dalam jumpa pers usai pemeriksaan di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/7).

"Kami juga mendalami spektrum sebelum hari H. Kami tarik ke belakang, apa yang terjadi apa peristiwa dan kondisinya kaya apa," ujar Anam.


Anam menjelaskan, salah satu cara yang dilakukan Komnas HAM untuk mengetahui peristiwa yang terjadi sebelum Brigadir J tewas di rumah dinas Sambo, yakni menanyakan situasi yang terjadi di antara para ajudan Sambo.

"Misalnya, ini kondisinya bercanda tertawa atau tegang? Itu kami tarik," paparnya.

Dari hasil pemeriksaan keenam ajudan Sambo hari ini, Anam menyatakan bahwa rerata di antara mereka masih berseloroh.

"Beberapa orang yang ikut dalam forum itu ngomongnya memang tertawa. Itu yang kami tanya. Jadi kami lihat spektrum bagaimana kondisinya," ungkapnya.

"Ini penting untuk melihat sesuatu yang kami dapatkan sendiri oleh Komnas HAM, untuk melihat constrain waktu dan melihat konteks yang terjadi dalam constrain waktu itu, termasuk tadi yang saya bilang di awal soal tertawa," tandas Anam.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya