Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Singapura Jatuhkan Denda pada Perusahaan yang Mengimpor 362 Kg Buah dan Sayuran Secara Ilegal dari Malaysia

SELASA, 26 JULI 2022 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pangan Singapura (SFA), pada Senin (25/7) melaporkan telah menjatuhkan denda kepada sebuah perusahaan karena mengimpor lebih dari 360 kg buah dan sayuran segar secara ilegal dari Malaysia.

Perusahaan yang dimaksud adalah JQA, yang merupakan importir produk makanan. Perusahaan tersebut dan direkturnya, Tan Kar Jiun, didenda masing-masing sebesar 5.000 dolar Singapura (setera dengan 54 juta rupiah).

"Tan didenda karena gagal mencegah pelanggaran dilakukan," kata SFA dalam pernyataannya seperti dikutip dari Straits Times.


Kasus terungkap pada 17 November 2020, ketika sebuah truk yang mengantarkan makanan ke importir ditahan selama operasi gabungan antara SFA dan Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) di Woodlands Command. Kasus tersebut kemudian dirujuk ke SFA.

SFA mengatakan impor pangan di Singapura harus memenuhi persyaratannya. Buah dan sayuran hanya dapat diimpor oleh importir berlisensi, dan setiap pengiriman harus dinyatakan dan disertai dengan izin impor yang sah.

“Sayuran yang diimpor secara ilegal dan tidak diketahui sumbernya, dapat menimbulkan risiko keamanan pangan. Konsumsi residu pestisida yang berlebihan dalam jangka panjang melalui konsumsi sayuran yang telah mengalami penyalahgunaan pestisida dapat menyebabkan efek kesehatan yang merugikan,” tambah SFA.

Mereka yang dinyatakan bersalah karena mengimpor buah dan sayuran segar secara ilegal akan menghadapi denda hingga 10.000 dolar Singapura atau tiga tahun penjara.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya