Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump: Selama Saya Menjabat, AS tidak Punya Masalah dengan Rusia-China-Korut dan Tidak Ada yang Bicara Soal Ukraina

SENIN, 25 JULI 2022 | 13:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kritikan kembali disampaikan mantan presiden AS Donald Trump terkait bantuan besar-besaran Amerika Serikat ke Ukraina.

Berbicara di Student Action Summit di Tampa, Florida pada hari Sabtu, Trump mengatakan AS memiliki terlalu banyak masalah sendiri ketimbang harus menyerahkan uang dan senjata ke Ukraina untuk konfliknya dengan Rusia.

"Eropa yang harus memberikan lebih banyak bantuan ke Kyiv karena jauh lebih terpengaruh oleh situasi," kata Trump, seperti dikutip dari AFP, Minggu (24/7).


Trump juga mengingat bagaimana dia mendorong anggota NATO di UE untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan mereka hingga 2 persen dari PDB mereka selama masa kepresidenannya.

"Saat itu, AS dimanfaatkan oleh Eropa, dan sekarang hal yang sama terjadi lagi di Ukraina," katanya.

“Kami sejauh ini telah memberikan lebih dari 60 miliar dolar AS ke Ukraina. Nah, negara-negara Eropa, yang jelas jauh lebih terpengaruh daripada kita, memberikan sebagian kecil dari jumlah itu,” kata presiden ke 45 AS itu.

"Jika masih menjabat, saya bisa saja pergi ke sana (ke Eropa) dan berkata: 'Dengar, Anda akan memberikan uang yang sama atau lebih banyak dari kami' Dan mereka akan melakukannya dengan senang hati,” klaim Trump.

“Tapi kami hanya memberikan uang. Dan kami memiliki utang 35 triliun dolar AS. Kami memiliki semua masalah ini, ” katanya, merujuk pada rekor inflasi di AS, krisis energi, dan masalah lainnya.

Trump juga meragukan apakah bantuan AS dalam jumlah besar akan mengubah situasi di lapangan di Ukraina.

“Sekarang, jauh lebih sulit untuk dipecahkan,” katanya tentang krisis tersebut.

“Rusia memiliki kekuatan api 35 kali lipat. Dan mereka ingin melenyapkan senjata saat kami mengirimkannya. Banyak hal buruk terjadi,” tambahnya.

Selama menjabat, kata Trump, AS tidak memiliki masalah dengan Rusia, China atau Korea Utara, dan bahkan tidak ada yang membicarakan Ukraina.

"Tetapi hanya dalam dua tahun di bawah Joe Biden, AS telah berubah dari yang terkuat yang pernah ada … menjadi mungkin yang terlemah, terutama ketika Anda memasukkan pengakuan dan rasa hormat dari seluruh dunia. Kami tidak lagi dihormati oleh siapa pun," kata Trump.

“Dua tahun lalu kami mandiri energi. Sekarang kami adalah negara pengemis, dengan Biden berlutut memohon energi dari seluruh dunia; pergi ke Venezuela, Arab Saudi. Pergi ke negara-negara di seluruh dunia, meminta bantuan,” demikian Trump.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya