Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tingkatkan Pertahanannya di Tengah Invasi Rusia di Perbatasan, Polandia Pesan Banyak Tank dan Pesawat Tempur dari Korsel

SABTU, 23 JULI 2022 | 12:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polandia bersiap untuk membeli banyak peralatan perang dari Korea Selatan (Korsel) untuk memperkuat angkatan bersenjatanya. Peralatan yang bakal masuk dalam kerja sama antara lain tank, howitzer, dan pesawat tempur.

Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak mengatakan dalam sebuah tweet pada Jumat (22/7), bahwa Polandia dan Korsel akan menandatangani kontrak pada pekan depan.

"Dengan kontrak ini, kami akan secara signifikan meningkatkan keamanan Polandia dan kekuatan Angkatan Darat Polandia,"  kata Blaszczak dalam tweetnya, seeprti dikutip dari AFP, Sabtu (23/7).
Ia berharap Korsel dapat melakukan pengiriman segera peralatan yang dipesannya.

Ia berharap Korsel dapat melakukan pengiriman segera peralatan yang dipesannya.

"Pengiriman cepat dan pengembangan industri adalah kuncinya! Kami mendamaikan kepentingan tentara dan industri senjata yang seringkali berbeda," katanya.

Perjanjian tersebut mencakup 48 jet tempur ringan FA-50, 180 tank K2 "Black Panther" dan sejumlah howitzer K9.

"Howitzer dan tank pertama dijadwalkan tiba pada akhir 2022 sementara pesawat diharapkan akan dikirim tahun depan, kata Blaszczak.

Polandia, yang terletak berbatasan dengan Ukraina, banyak mengirimkan bantuan persenjataan untuk Ukraina sejak Rusia menginvasi negara itu. Namun, Warsawa juga merasa perlu untuk menopang menopang pertahanannya ketika serangan Rusia ke perbatasan Ukraina semakin intensif.

"Kami menyadari tantangan Polandia yang ditimbulkan oleh perang di Ukraina dan kebijakan agresif (Presiden Rusia Vladimir) Putin," kata Blaszczak, menambahkan bahwa pemerintah terus memperkuat tentara Polandia sebanyak mungkin.

"Kami mendukung Ukraina karena ia berjuang untuk kami, tetapi kami juga harus memperkuat kemampuan pertahanan kami sendiri," tambahnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya