Berita

China diperkirakan akan menghadapi gelombang panas Almanak selama 10 hari ke depan/News Today

Dunia

China Bersiap Dihantam Gelombang Panas, Bisa Capai 40 Derajat Celcius

JUMAT, 22 JULI 2022 | 12:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

China akan kembali diserang gelombang panas selama 10 hari ke depan. Fenomena cuaca ini kerap disebut sebagai Almanak China.

Ahli Meteorologi, Fu Jiaolan memperkirakan lonjakan suhu tajam akan segera terjadi pada Sabtu (23/7), dan akan berlangsung selama tiga hari atau lebih.

"Hari panas besar Almanak akan meningkat menjadi gelombang panas dengan periode cuaca panas yang tidak biasa selama tiga hari atau lebih," jelasnya, seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (22/7).


Menurut Fu, cakupan wilayah yang terkena gelombang panas diperkirakan akan sama dengan yang terjadi pada 5-17 Juli lalu.

"Tetapi akan lebih banyak wilayah yang dilanda suhu 40 derajat Celcius atau lebih tinggi," tambahnya.

Provinsi Zhejiang, Fujian, dan Guangdong telah menaikkan status peringatanya pada Jumat (22/7), setelah mencatat suhu 35 derajat Celcius yang diperkirakan akan terjadi selama tiga hari ke depan.

Menurut Kementerian Manajemen Darurat China, tiga provinsi pesisir, serta bagian dari Hunan, Jiangxi dan Chongqing akan menghadapi risiko kebakaran hutan dalam waktu dekat.

Sejak Juni, gelombang panas melanda Asia Timur, Eropa Barat, Afrika Utara, dan Amerika Utara, yang telah memicu kebakaran hutan di banyak negara.

Para ilmuwan memperingatkan, perubahan iklim akan membuat gelombang panas menjadi lebih sering terjadi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya