Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Ralat Kondisi Ekonomi Indonesia Tanda Sri Mulyani Tidak Punya Kompetensi

KAMIS, 21 JULI 2022 | 15:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kompetensi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diragukan dalam mengelola kebijakan ekonomi fiskal negara. Alasanya, karena dia meralat pernyataan sebelumnya, yakni saat mengklaim Indonesia dalam kondisi baik-baik saja di tengah ancaman krisis global.

Salah satu pihak yang meragukan kompetensi Sri Mulyani ialah Direktur Poitical and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie.

"Menteri Sri Mulyani awalnya mengatakan kondisi ekonomi Indonesia baik-baik saja dan aman, tapi akhirnya dia meralat pernyataannya sendiri," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/7).


Jerry yang merupakan doktor lulusan Global American University teringat, pada April lalu Sri Mulyani menyebut kondisi ekonomi nasional masih bisa beranjak pulih di saat banyak negara lain mengalami resesi.

"Pekan lalu ekonomi kita disebut-sebut tak akan bernasib sama seperti Sri Lanka. Tapi pada 14 Juli, dia (Sri Mulyani) menyatakan Indonesia terancam ikuti jejak Sri Lanka karena terancam resesi," katanya.

Maka dari itu, Jerry menganggap Sri Mulyani tidak mampu mengelola kebijakan fiskal, khususnya soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang memiliki defisit di atas 3 persen.

"Di sinilah terlihat dia tak punya based competence and expert dalam dunia ekonomi moneter, makro, mikro sampai fiskal," tuturnya.

"Kalau dia cerdas dan cekatan, pasti dia mampu meramal dan membaca sama seperti ramalan ekonom ternama Rizal Ramli pada tahun 1998 dimana akan terjadi krisis ekonomi dan itu terjadi," demikian Jerry menutup.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya