Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Net

Politik

Jerry Massie: Pujian IMF Kode Ngutang Lagi, Jokowi Mau Telan Mentah-mentah?

KAMIS, 21 JULI 2022 | 12:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pujian yang disampaikan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, kepada Presiden Joko Widodo dinilai sebagai sebuah kode. Jokowi pun diharapkan lebih cermat dengan kode-kode yang dikirim IMF.

"Dia (Jokowi) harus mencermati, mempelajari, mendalami, mengkaji, dan menganalisis pujian bos IMF itu," ujar doktor lulusan Global American University, Jerry Massie, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/7).

Terkait pujian Kristina, Jerry melihat berbagai pendapat pakar maupun pengamat ekonomi yang menyebut hal tersebut sebagai bagian dari malpraktis IMF.


Sebabnya, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini memandang kondisi ekonomi Indonesia saat ini ikut terancam terjun ke jurang krisis. Bahkan berpotensi masuk ke dalam krisis seperti yang terjadi di Sri Lanka.

"Kalau (Jokowi) pemimpin cerdas, dia tak langsung menelan mentah-mentah pujian bos IMF," tuturnya.

Maka dari itu, Jerry mewanti-wanti Jokowi agar tidak terlena dengan pujian IMF.  Lantaran pujuan tersebut kemungkinan besar bermaksud untuk memberikan penawaran utang baru kepada Pemerintah Indonesia.

"Nah, ini kode ngutang lagi atau Indonesia masuk dalam 'default' gagal bayar utang. Terus Jokowi mau telan mentah-mentah pujian IMF?" tandas Jerry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya